Ruas Jalan Sukahujan-Cibugang Rusak Parah, APC Tuding Pemkab dan DPRD Lebak Tutup Mata
0 menit baca
BantenEkspose.com - Akibat ruas jalan Sukahujan - Cibugang atau penghubung jalan Desa Pondok Panjang dan Citeupuseun, Kecamatan Cihara sepanjang 12 kilometer (KM) rusak parah. Aliansi Pemuda Cihara (APC) menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak dan DPRD seolah menutup mata.
Dikatakan Roja'i, koordinator APC, pihaknya mendesak DPRD Lebak yang notabene wakil rakyat agar segera mencarikan solusi terkait jalan rusak tersebut. Ia menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Lebak seolah tutup mata dengan kondisi infrastruktur yang buruk dan menyengsarakan masyarakat.
"DPRD kan wakil rakyat tuh, kami sih pengen dicarikan solusi agar jalan rusak segara diperbaiki, juga kami harap kami bisa diundang untuk audiensi atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota DPRD untuk mencarikan solusi jalan rusak itu, kalau harus prosedurnya kami mengirimkan surat untuk audiensi dengan DPRD kami siap, akan kami layangkan surat," tegas Roja'i kepada awka media, Selasa (12/2/18).
Menurut Roja'i, jalan di Desa Citepuseun sepanjang 4 kilo meter (KM) rusak parah, persoalan ini snagat komplit, ketika musim kemarau berdebu. Kemudian, ketika musim hujan tiba jalanan licin, dan becek. Dikatakan dia, selama ini jalan tersebut tak pernah diperbaiki oleh pemerintah.
"Lokasi terparah itu di Desa Citepuseun, ada sepanjang 4 kilo meter rusak berat, kami minta pemerintah, khususnya Pemkab Lebak untuk segera membangun ruas jalan tersebut," imbuhnya.
Sementara itu, Kaur Ekbang Desa Citepuseun, Dori Iswahyudi mengaku, bahwa pihaknya sudah mengajukan kepada pemerintah untuk membangun jalan Sukahujan - Cigemblong yang berada di kilo meter (KM) 8 ini.
“Kami dari Desa sudah berupaya kepada pemerintah terkait untuk membangun jalan tersebut, datanyapun sudah kami input,” jelasnya. (emde)
Dikatakan Roja'i, koordinator APC, pihaknya mendesak DPRD Lebak yang notabene wakil rakyat agar segera mencarikan solusi terkait jalan rusak tersebut. Ia menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Lebak seolah tutup mata dengan kondisi infrastruktur yang buruk dan menyengsarakan masyarakat.
"DPRD kan wakil rakyat tuh, kami sih pengen dicarikan solusi agar jalan rusak segara diperbaiki, juga kami harap kami bisa diundang untuk audiensi atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan anggota DPRD untuk mencarikan solusi jalan rusak itu, kalau harus prosedurnya kami mengirimkan surat untuk audiensi dengan DPRD kami siap, akan kami layangkan surat," tegas Roja'i kepada awka media, Selasa (12/2/18).
Menurut Roja'i, jalan di Desa Citepuseun sepanjang 4 kilo meter (KM) rusak parah, persoalan ini snagat komplit, ketika musim kemarau berdebu. Kemudian, ketika musim hujan tiba jalanan licin, dan becek. Dikatakan dia, selama ini jalan tersebut tak pernah diperbaiki oleh pemerintah.
"Lokasi terparah itu di Desa Citepuseun, ada sepanjang 4 kilo meter rusak berat, kami minta pemerintah, khususnya Pemkab Lebak untuk segera membangun ruas jalan tersebut," imbuhnya.
Sementara itu, Kaur Ekbang Desa Citepuseun, Dori Iswahyudi mengaku, bahwa pihaknya sudah mengajukan kepada pemerintah untuk membangun jalan Sukahujan - Cigemblong yang berada di kilo meter (KM) 8 ini.
“Kami dari Desa sudah berupaya kepada pemerintah terkait untuk membangun jalan tersebut, datanyapun sudah kami input,” jelasnya. (emde)

