Menag Minta Ada Inovasi Pendidikan Pramuka Santri
0 menit baca
Bantenekspose.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap ada
inovasi pada pendidikan dan pelatihan gerakan pramuka di kalangan santri dan
pelajar madrasah. Hal ini disampaikan Menag saat membuka Perkemahan Penggalang
Ma’arif NU Nasional ke-II (Pergamanas II), di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.
“Kakak Pembina Pramuka Madrasah dan Sekolah Ma’arif NU agar melakukan
inovasi pola pendidikan dan pelatihan kepramukaan di tengah derasnya arus
kompetisi dewasa ini,” pesan Menag.
Menurut Menag, Pramuka kekinian, tidak hanya bisa bertepuk tangan dan
yel-yel saja. Tetapi, Pramuka kekinian juga harus menguasai teknologi. “Pramuka
Ma’arif NU juga harus mengenali bisnis atau perusahahaan baru, atau ‘unicorn’
baru. Sehingga banyak lahir calon-calon wirausahawan muda yang dilatih melalui
gerakan Pramuka,” sambung Menag.
Dalam kegiatan yang diikuti oleh sekitar enam ribu Pramuka Penggalang di
bawah binaan Madrasah dan Sekolah Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdhatul Ulama
ini, diharapkan Menag dapat menjadi sarana silaturahmi untuk membangun ukhuwah
Islamiyah dan ukhuwah wathoniyah bangsa ini. Kegiatan ini juga
dimeriahkan dengan kehadiran 10 ribu Pramuka Madrasah yang berasal dari DKI
Jakarta.
“Suatu saat, adik-adik yang hadir di perkemahan ini akan kembali bertemu
di gedung Senayan, di lembaga-lembaga Kementerian, atau di forum-forum
internasional,” harap Menag.
Turut hadir dalam pembukaan Pergamanas II Menpora Imam Nachrawi, Deputi Pengembangan Kepemudaan Kemenpora Asrorun Niam, Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Saiful Mujab, Ketua LP Ma’arif NU Arifin Junaidi, serta beberapa pengurus Kwarda DKI Jakarta. (rls)
