Mahasiswa STAI NH Malingping Galakan Program "Ngaji Sosompang"
0 menit baca
BantenEkspose.com - Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Hidayah (STAI NH) Malingping, yang tengah melakukan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) mempelopori gerakan "Ngaji Sosompang", di Desa Senanghati, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.
Diketahui, gerakan Ngaji Sosompang yang digalakan mahasiswa ini tidak jauh berbeda dengan program Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, yaitu mendorong agar masyarakat mengaji diwaktu maghrib.
"Gerakan "Ngaji Sosompang" dalam rangka mendukung gerakan Mahgrib Mengaji diwaktu maghrib yang digaungkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak," kata ketua Kelompok I, Madsoleh dalam keterangan tertulisnya, yang diterima bantenekspose.com, Senin (25/2/19).
Mdsoleh berharap, program ini bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dalam upaya melaksanakan program Maghrib Mengaji.
"Alhamdulillah, upaya pengisian Ngaji Sosompang mendapat respon yang baik dari tokoh agama dan kepala desa setempat," ujar ketua IPNU Kecamatan Cihara ini.
Sementara itu, Kepala Desa Senanghati, Endang Sukarna mengapresiasi program yang digalakan mahasiswa tersebut, hal ini supaya desa yang dipimpinnya menjadi icon Maghrib Mengaji di Kabupaten Lebak.
"Dalam menindaklanjuti ini, agar Desa Senanghati ini menjadi icon desa yang melaksanakan program Maghrib Mengaji," harap Endang. (emde)
Diketahui, gerakan Ngaji Sosompang yang digalakan mahasiswa ini tidak jauh berbeda dengan program Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, yaitu mendorong agar masyarakat mengaji diwaktu maghrib.
"Gerakan "Ngaji Sosompang" dalam rangka mendukung gerakan Mahgrib Mengaji diwaktu maghrib yang digaungkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak," kata ketua Kelompok I, Madsoleh dalam keterangan tertulisnya, yang diterima bantenekspose.com, Senin (25/2/19).
Mdsoleh berharap, program ini bisa bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak dalam upaya melaksanakan program Maghrib Mengaji.
"Alhamdulillah, upaya pengisian Ngaji Sosompang mendapat respon yang baik dari tokoh agama dan kepala desa setempat," ujar ketua IPNU Kecamatan Cihara ini.
Sementara itu, Kepala Desa Senanghati, Endang Sukarna mengapresiasi program yang digalakan mahasiswa tersebut, hal ini supaya desa yang dipimpinnya menjadi icon Maghrib Mengaji di Kabupaten Lebak.
"Dalam menindaklanjuti ini, agar Desa Senanghati ini menjadi icon desa yang melaksanakan program Maghrib Mengaji," harap Endang. (emde)
