Kemenag Usulkan 20.790 Formasi Tenaga Guru dan Dosen
0 menit baca
![]() |
| Sekjen Kemenag M Nur Kholis Setiawan |
Bantenekspose.com -Pemerintah akan membuka pendaftaran seleksi Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2019. Sekjen Kemenag M Nur
Kholis Setiawan mengatakan bahwa pihaknya tengah mengusulkan lebih dari 20ribu
formasi untuk seleksi PPPK.
"Sesuai dengan surat Menteri PAN dan RB, kami usulkan 20.790 formasi pada
seleksi PPPK eks Tenaga Honorer K II tahap I tahun 2019,” tegas M. Nur Kholis
Setiawan di Jakarta, Selasa (12/02).
“PPPK tahap I ini dikhususkan bagi tenaga guru dan dosen eks Tenaga
Honorer K II,” lanjutnya.
Data Biro Kepegawaian mencatat ada 42.539 eks tenaga hororer K II yang
sudah terekam dalam database BKN dan sudah ikut ujian pada tanggal 3 November
2013. Sebanyak 20.790 di antaranya adalah tenaga guru dan dosen. Sisanya adalah
tenaga administrasi umum, penyuluh agama, dan lainnya.
Jumlah 20.790 ini terdiri dari 20.719 tenaga guru di madrasah, guru bimas,
dan guru pendidikan agama pada sekolah yang tersebar di 32 Provinsi (selain
Papua Barat dan Kalimantan Utara). Sementara 71 lainnya adalah tenaga honorer
dosen pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
“Peraturan Pemerintah No 49/2018 mengatur bahwa pengangkatan PPPK harus
melalui mekanisme seleksi. Karenanya, kalau sudah dibuka pendaftaran tahap I,
kami undang eks tenaga honorer K II dari unsur guru dan dosen yang sudah
terekam dalam database BKN dan sudah ikut ujian pada tanggal 3 November 2013
namun tidak lulus untuk segera mendaftar,” jelasnya.
"Bagi mereka yang lulus seleksi, akan diangkat sebagai PPPK,” tambahnya.
Kapan pendaftaran dimulai? M Nur Kholis mengatakan bahwa pihaknya masih
menunggu lampu hijau dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sampai saat ini,
kalau dilihat dari web BKN, teknis pendaftaran belum dibuka dan masih tertulis
“coming soon”.
"Pendaftaran administrasi PPPK dilakukan secara online melalui website
BKN,” tandasnya. (rls/red0
