Polda Banten Adakan Pengajian, Ini Pesan KH Arman Karim
0 menit baca
BantenEkspose.com - Personel Polda Banten mengikuti kegiatan pengajian rutin pembinaan mental dan rohani di Masjid Baiturrahman Mapolda Banten, Kamis (10/1/19). Kegiatan pengajian yang diikuti oleh seluruh personel yang beragama muslim ini diberikan pembinaan rohani pentingnya saling menasehati.
Kegiatan dimulai dengan pembacaan surat Al-Fatihah, mengumandangkan Asmaul Husna, pembacaan khadoroh, surat yasin, serta tausiyah dari KH Arman Karim, dan diakhiri dengan do'a bersama.
KH Arman Karim dala tausiyahnya mengatakan, saling menasihati dan menerima nasihat merupakan ciri khas orang beriman.
"Seorang mukmin memberi nasehat bukan karena nafsunya, yakni karena merasa ia paling baik dan benar, melainkan karena kepeduliannya yang tak menginginkan saudaranya berbuat keburukan," katanya di hadapan jamaah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P menuturkan, saling memberi dan menerima nasehat penting dilakukan untuk menggugurkan kewajiban dan melakukan amar ma’ruf nahi munkar, yakni menyuruh untuk mengerjakan kebaikan serta mencegah dari perbuatan buruk.
"Ini senada dengan tugas-tugas kepolisian, dimana salah satu tugasnya adalah melakukan upaya pencegahan dengan menghimbau masyarakat. Tentu saja bukan dengan kekerasan, mengancam, apalagi memaksa, melainkan dengan cara menyampaikan nasehat atau hibauan kamtibmas," pungkas mantan Wakapolresta Pekanbaru ini. (Bidhum/Emde)
Kegiatan dimulai dengan pembacaan surat Al-Fatihah, mengumandangkan Asmaul Husna, pembacaan khadoroh, surat yasin, serta tausiyah dari KH Arman Karim, dan diakhiri dengan do'a bersama.
KH Arman Karim dala tausiyahnya mengatakan, saling menasihati dan menerima nasihat merupakan ciri khas orang beriman.
"Seorang mukmin memberi nasehat bukan karena nafsunya, yakni karena merasa ia paling baik dan benar, melainkan karena kepeduliannya yang tak menginginkan saudaranya berbuat keburukan," katanya di hadapan jamaah.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi P menuturkan, saling memberi dan menerima nasehat penting dilakukan untuk menggugurkan kewajiban dan melakukan amar ma’ruf nahi munkar, yakni menyuruh untuk mengerjakan kebaikan serta mencegah dari perbuatan buruk.
"Ini senada dengan tugas-tugas kepolisian, dimana salah satu tugasnya adalah melakukan upaya pencegahan dengan menghimbau masyarakat. Tentu saja bukan dengan kekerasan, mengancam, apalagi memaksa, melainkan dengan cara menyampaikan nasehat atau hibauan kamtibmas," pungkas mantan Wakapolresta Pekanbaru ini. (Bidhum/Emde)
