NEWS

Partisipasi Masih Rendah, KPU Kota Serang Bakal Terjunkan Relawan Demokrasi

BantenEkspose.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang mengakui, hingga pertengahan Januari 2019 ini, angka partisipasi Pemilu dari masyarakat pinggiran kota masih terbilang rendah. Hal itu disebabkan masih belum megetahui pelaksanaan Pemilu serentak 2019.

Komisioner KPU Kota Serang, Fahmi Musyafa mengatakan, berdasarkan laporan-laporan masyarakat, memang masih banyak masyarakat khususnya di daerah pinggiran kota yang belum mengetahui misalnya, waktu pelaksanaan, dan jenis surat suara.

“Ya, pastisipasi masyarakat daerah pinggiran kota masih kurang, makanya kita akan mendongkrak itu melalui relawan demokrasi. Insya Allah hari Senin (28/1), kita mulai pelepasan relawan demokrasi itu untuk bekerja. Jadi, senin itu mereka dibekali dengan perlengkapan alat peraga sosialisasi,” kata Fahmi seusai kegiatan sosialisasi Pemilu serentah tahun 2019, di halaman Iwak Banten, Ciceri, Kota Serang.

Fahmi memaparkan, pada senin lalu pihaknya telah mengukuhkan 55 orang relawan demokrasi, tugas dari relawanan demorasi yaitu menyosialisasikan tahapan-tahapan Pemilu kepada masyarakat (pemilih pemula dan kaum minoritas). 

Ia menyebutkan, ada sepuluh basis yang menjadi saasaran kegiatan sosialisasi, pertama sasaran perempuan, keluarga, pemilih pemula, pemuda, keagamaan, komunitas, marginal, kebutuhan khusuus, penyandang disabilitas, dan warganet.

“Dari kesepuluh basis itu, 55 relawan demokrasi itu insya Allah nanti hari senin akan kita lepas secara simbolis. Jadi, masing-masing relawan itu langsung turun ke segmentasi pemilih, untuk menyosialisasikan kegiatan tahapan-tahapan Pemilu,” imbuhnnya.

Jika selama ini ada anggapan bahwa KPU itu hanya melakukan kegiatan sosialisasi di segmen mahasiswa saja. Tetapi, kalau sekarang di Pemilu 2019 nggak begitu, karena ada basis keluarga, marginal dan sebagainya.

“Nanti di basis marginal itu kita akan turun ke teman-teman, misalnya pengamen jalanan, masyarakat pinggir kota. Itulah yang menjadi sasaran-sasaran sosialisasi,” ujarnya.

Berdasarkan data pemilih Pemilu 209 yaitu ada 40 persen. Menurut Fahmi, Pemilih pemula ini justru presentasenya lebih banyak (tinggi). Meski demikian, pihaknya telah memberikan pembekalan kepada pemilih pemula dan memilih (merekrut) relawan demokrasi ini.

“Relawan demokrasi ini nanti akan membagikan pengalaman mereka kepada pemilih pemula, yang sudah menggunakan hak pilih. Dengan cara membagikan pengalaman mereka, saya kira itu juga menjadi daya tarik sosialisasi relawan demokrasai yang basis  pemilih pemula,” ungkap dia. 

Sekedar informasi, bahwa sebagai dasar relawan demokrasi ini selain PKPU Nomor 10 Tahun 2018 tentang pendidikan pemilihan dan sosialisasi, juga diperkuat berdasarkan surat edaran (SE) KPU RI Nomor 32 Tahun 2019. (Emde)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar