Kemana Air Mengalir? Pelanggan Pertanyakan Pelayanan PDAM Lebak di Bayah
0 menit baca

Bantenekspose.com – Entah mampet dimana, yang jelas, sudah
seminggu ini air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lebak di
Bayah sudah tidak mengalir, kalaupun mengalir tidak lancar.
Suni, pelanggan PDAM di Kampung Bayah Desa Bayah Barat
Kecamatan Bayah menuturkan hingga kini aliran air ke rumah pelanggan masih
sering mati Akibatnya, para pelanggan kelabakan. Padahal, air sangat dibutuhkan
untuk keperluan minum,mandi dan mencuci.
![]() |
"Air PDAM Mampet", Warga Bayah akhirnya mengambil air dari sumur tetangganya.
Foto: Odil-CyberBanselNetwork
|
"Beberapa pelanggan akan menuntut ganti rugi, jika pihak PDAM
tidak segera mengatasi aliran air yang sering mati. Pihak PDAM segera mengatasi
air yang tidak mengalir ini, pelanggan sudah banyak yang kelabakan,” kata Suni,
Rabu 30/1/2019.
Bahkan kini, pelanggan PDAM warga sampai memikul dan
mengambil air dari sumur yang jauh dari rumah. “Jika tidak juga diatasi maka kami sebagai
pelanggan, berhak untuk menuntut ganti rugi,” ujar Suni
Dikatakan Suni, Sebuah hal yang wajar, jika pelanggan air
menuntut ganti rugi. Karena selama ini untuk memenuhi kebutuhan air itu beli,
bukan didapat gratis. Sementara pelayanannya tidak sesuai dengan harapan. Sementara,
bila pelanggan telat bayar, sudah main segel.
Saat dihubungi awak media melalui whatsApp, Kepala PDAM
Lebak belum memberikan jawaban.
Laporan: Odil-Bayah (CyberBanselNetwork)
