Hadiri Haul KH Ali Maksum, Menteri Agama Sampaikan Permohonan Ma’af Presiden
0 menit baca
Bantenekspose.com - Mewakili Presiden Joko Widodo, Menag
Lukman Hakim Saifuddin menghadiri Haul ke 30 Almaghfurlah KH.Ali Maksum di
Pondok Pesantren (PP) Ali Maksum, Krapyak, Yogyakarta.
Haul yang dihadiri ribuan santri serta warga Yogyakarta dan sekitarnya itu
digelar di Lapangan Ali Maksum Komplek PP Ali Maksum pada Senin (14/01) malam.
Menag tiba di lokasi haul sekitar pukul 21.00 WIB, setelah sebelumnya
menjenguk sesepuh PP Ali Maksum, KH Atabik Ali yang terbaring sakit di
kediamannya yang tak jauh dari Lapangan Ali Maksum.
Haul diawali dengan sambutan Ketua Panitia selaku shahibul
bait dan Ketua Yayasan Ali Maksum PP Krapyak, Khairul Fuad, dilanjutkan dengan
tahlil yang dipimpin oleh Pengasuh Pondok Pesantren al-Anwar Sarang Rembang,
KH.Maimoen Zubair.
Menag dalam sambutannya
menyampaikan permohonan maaf dari Presiden RI Joko Widodo yang malam itu tidak
bisa hadir karena di waktu bersamaan ada tugas kenegaraan.
"Sebelum saya
menyampaikan sambutan, saya ingin menyampaikan permohonan maaf diiringi salam
dari Bapak Presiden Joko widodo kepada keluarga besar Pondok Pesantren Ali
Maksum," kata Menag.
Menurut Menag, haul merupakan
sebuah tradisi para leluhur yang sangat khas bagi umat muslim di Indonesia dan
bertahan hingga kini.
"Ada tiga hal yang ingin
dicapai pada haul ini. Pertama mendoakan beliau yang sudah mendahului kita dan
menjaga silaturahim. Kedua mempelajari serta meneladani apa yang telah
dilakukan oleh yang kita hauli. Ketiga, haul diisi oleh tausiyah," ujar
Menag.
"Sebenarnya beliau sudah
selesai menjalani fungsi sebagai hamba Allah dan Khalifatullah. Kita yang
sekarang masih diberi kesempatan dan ujianlah yang memerlukan keteladanan dari
sosok yang penuh inspirasi dan motivasi, yakni Almaghfurlah KH.Ali Maksum. Kita
bisa belajar banyak dari beliau," sambung Menag.
Dalam kesempatan tersebut,
Menag pun menceritakan sekilas riwayat hidup KH Ali Maksum yang dipetiknya dari
sebuah buku yang berjudul 'Menapak Jejak Mengenal Wafat' yang terbit pada 1994.
Selain KH Maimoen Zubair,
Haul ke 30 Almaghfurlah KH.Ali Maksum juga dihadiri KH Miftahul Akhyar,
KH.Marzuqi Mustamar, para pimpinan pondok pesantren, Forkopinda DIY Yogyakarta,
Sesditjen Pendis Imam Safei dan Plt Kakanwil Kemenag DIY, Edhi Gunawan.
Sumber: Kemenag RI
