Dishub Kota Serang Dorong Pemerintah Pusat Bangun JPO di Depan Kampus Untirta
0 menit baca
BantenEkspose.com - Belakang ini, sering terjadi kemacetan dan antrian panjang bagi para pejalan kaki yang berlalu lalang di Jl. Raya Serang - Jakarta, tepatnya di depan Kampus Universitas Sultas Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten. Meski demikian, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang mendorong pemerintah pusat agar membangun jembatan penyebrangan orang (JPO) di lokasi tersebut.
Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Angkuta Jalan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Indra Kurniawan mengatakan, di dalam forum pihaknya selalu menyampaikan bahwa perlu adanya JPO tersebut.
"Kita sebatas mendorong dan mengusulkan, karena kewenangannya ada di pusat," kata Indra saat diwawancara di ruangan kerjanya, Senin (7/1/19).
Menurut Indra, di lokasi tersebut supaya tidak ada penundaan dan antrian bagi pengguna jalan yang mau menyeberang. Ia menilai, jika dibiarkan maka akan memperlambat volume lalu lintas.
"Yang pastinya nanti malah memperlambat volume lalu lintas tidak lancar, nanti tidak ada tundaan, kan," ujar dia.
Selain memperhatikan aspek kelancaran lalu lintas, juga mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan para pejalan kaki.
"Dua aspek itu sudah menjadi tugas Dinas Perhubungan," pungkas Indra. (Emde)
Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Angkuta Jalan pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang, Indra Kurniawan mengatakan, di dalam forum pihaknya selalu menyampaikan bahwa perlu adanya JPO tersebut.
"Kita sebatas mendorong dan mengusulkan, karena kewenangannya ada di pusat," kata Indra saat diwawancara di ruangan kerjanya, Senin (7/1/19).
Menurut Indra, di lokasi tersebut supaya tidak ada penundaan dan antrian bagi pengguna jalan yang mau menyeberang. Ia menilai, jika dibiarkan maka akan memperlambat volume lalu lintas.
"Yang pastinya nanti malah memperlambat volume lalu lintas tidak lancar, nanti tidak ada tundaan, kan," ujar dia.
Selain memperhatikan aspek kelancaran lalu lintas, juga mengutamakan aspek keamanan dan keselamatan para pejalan kaki.
"Dua aspek itu sudah menjadi tugas Dinas Perhubungan," pungkas Indra. (Emde)
