Budayakan Gotong Royong, Polsek Cikande Bantu Pembangunan Mushola Warga
0 menit baca
BantenEkspose.com – Dalam rangka meringankan beban pembangunan tempat ibadah (Mushola) di Desa Ketos Kecamatan Cikande Kabupaten Serang. Jajaran Polsek Cikande melalui Bhabinkamtibmas Desa Ketos Brigpol Imam Mahdum bahu-membahu bersama warga desa binaannya.
Brigpol Imam Mahdum mengatakan, kegiatan ini mencerminkan kebersamaan dan kedekatan Bhabinkamtibmas dengan warga, serta saling bahu-membahu guna membantu pembangunan Mushola di desa tersebut. Menurutnya, didalam menjalankan tugas kepolisian tidak hanya mengamankan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi membantu meringankan beban pun bagian dari tugas profesi polisi.
"Tidak hanya bertugas mengamankan wilayah atau menegur yang tidak melaksanakan ronda tetapi dalam hal kerja bakti juga harus hadir sebagai contoh kepada warga," kata Imam kepada awak media, Selasa (15/1/19).
Menurutnya, dengan cara bahu-membahu pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat. Sifat gotong royong ini harus terus dipertahankan, karena merupakan budaya asli dari bangsa Indonesia. Kemudian, sebagai Bhabinkamtibmas juga harus mengetahui kondisi wilayahnya dan harus selalu siap membantu warga yang membutuhkan bantuan.
"Dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan warga yang lain hatinya menjadi terketuk dan lebih semangat dan agar tetap terjaga budaya gotong royong dalam segala hal, karena kegiatan gotong royong banyak manfaatnya, ringan dikerjakannya, cepat tingkat keberhasilanya, dan indah dilihatnya," ungkapnya.
Ditempat terpisah, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan anggotanya di tengah-tengah masyarakat. Ia mengatakan, kemitraan dengan masyarakat merupakan langkah positif dalam menekan bahaya gangguan kamtibmas dan radikalisme.
“Harapan saya, suasana kerja bakti tersebut dapat menjalin kemitraan antara kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas dengan masyarakat di Jajaran Polres Serang," harapnya. (Bidhum/Emde)
Brigpol Imam Mahdum mengatakan, kegiatan ini mencerminkan kebersamaan dan kedekatan Bhabinkamtibmas dengan warga, serta saling bahu-membahu guna membantu pembangunan Mushola di desa tersebut. Menurutnya, didalam menjalankan tugas kepolisian tidak hanya mengamankan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi membantu meringankan beban pun bagian dari tugas profesi polisi.
"Tidak hanya bertugas mengamankan wilayah atau menegur yang tidak melaksanakan ronda tetapi dalam hal kerja bakti juga harus hadir sebagai contoh kepada warga," kata Imam kepada awak media, Selasa (15/1/19).
Menurutnya, dengan cara bahu-membahu pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat. Sifat gotong royong ini harus terus dipertahankan, karena merupakan budaya asli dari bangsa Indonesia. Kemudian, sebagai Bhabinkamtibmas juga harus mengetahui kondisi wilayahnya dan harus selalu siap membantu warga yang membutuhkan bantuan.
"Dengan adanya kegiatan ini mudah-mudahan warga yang lain hatinya menjadi terketuk dan lebih semangat dan agar tetap terjaga budaya gotong royong dalam segala hal, karena kegiatan gotong royong banyak manfaatnya, ringan dikerjakannya, cepat tingkat keberhasilanya, dan indah dilihatnya," ungkapnya.
Ditempat terpisah, Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan anggotanya di tengah-tengah masyarakat. Ia mengatakan, kemitraan dengan masyarakat merupakan langkah positif dalam menekan bahaya gangguan kamtibmas dan radikalisme.
“Harapan saya, suasana kerja bakti tersebut dapat menjalin kemitraan antara kepolisian khususnya Bhabinkamtibmas dengan masyarakat di Jajaran Polres Serang," harapnya. (Bidhum/Emde)
