NEWS

Walikota Serang Klaim Kekerasan Ibu dan Anak Menurun

Bantenekspose.com - Meski tak menyebutkan jumlah penurunannya, namun Walikota Serang mengakui kekerasan terhadap perempuan dan anak menurun di Kota Serang pada 2018, dibandingkan tahun lalu. 

"Tingkat kekerasan terhadap ibu dan anak berkurang. Kemudian juga menjadi solusi menyelesaikan persoalan-persoalan kekerasan rumah tangga, dan juga kekerasan ibu dan anak," kata Syafrudin Walikota Serang saat diwawancara, seusai peresmian Rumah Aman Layanan (P2TP2A) Kota Serang, di Jl. Ayip Usman Cikepuh Kota Serang, Rabu (12/12/18).

Syafrudin megatakan, konsekuensi sebuah kota kekerasan terhadap ibu dan anak itu pasti ada, tergantung situasi keluarga dan lingkungan. Menurutnya, Kota Serang sudah menginjak ke sebuah kemajuan. "Mudah-mudahan tingkat kekerasan rumah tangga, ibu dan anak bisa menurun," imbuhnya.

Ditempat yang sama, Kabid Perlindungan Anak dan Perempuan pada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Serang, Dewi Cahyadiningrat mengakui, bahwa dirinya belum bisa membandingkan jumlah penurunan secara kuantitatif antara tahun sekarang dengan tahun lalu.

"Saya tidak tahu kalau harus membandingkan antara tahun kemarin dengan tahun sekarang. Karena saya baru berusia 5 bulan menjadi Kabid Perlindungan Anak dan Perempuan. Jadi belum mampu untuk membandingkan, mungkin kalau sudah kurun waktu 1 tahun baru saya bisa membandingkan," katanya.

Dewi menerangkan, sebetulnya dari dulu juga korban perempuan dan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) itu ada dan mungkin banyak. Tetapi, belum ada fasilitas untuk lapor. Maka dari itu, sekarang ini DP2AKB (Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) melalui bidang Perlindungan Anak dan Perempuan memberikan fasilitas berupa sekretariat yakni Rumah Aman Layanan.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang didapat bahwa penyebab adanya kekerasan diawali dengan menemukan video-video porno yang ada di situs media (internet), sehingga mereka terangsang. 

"Jadi, saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama orang tua harus memperhatikan anak-anaknya. Supaya tidak menggunakan situs porno secara sembarangan," imbaunya. (emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar