Tim Gabungan Terus Lakukan Penanganan Dampak Tsunami
0 menit baca
![]() |
| Pengiriman bantuan ke pulau Sangiang, dilakukan tim Gabungan Patkamla Badak dan Patkamla Panaitan dari Lanal Banten dan Dinkes Cilegon (foto: istimewa) |
Tim gabungan dari TNI (Yon Mandala Yudha Kostrad), Polri, Basarnas, BPBD, Pemda, Tagana, dan relawan terus melakukan penanganan darurat di di Kec. Sumur Pandeglang.
“Belum semua desa dapat dijangkau dan tertangani baik karena akses jalan rusak. Bantuan terus didatangkan,” kata Sutopo, melalui akun twitternya
Dikatakan, daerah Sumur Pandeglang yang paling ujung daerah terdampak di Pandeglang terus ditangani. Bantuan terus dikirim dari jalur darat dan laut. KRI Torani 680 lintas laut saat ini berada di perairan Sumur untuk mengirimkan bantuan personil dan logistik.
Penanganan korban terdampak di Pulau Sangiang, kata Sutopo, Patkamla Badak dan Patkamla Panaitan dari Lanal Banten bergerak ke Pulau Sangiang membawa bantuan obat-obatan dan Tim Kesehatan Lanal Banten dan Dinkes Kota Cilegon pada 25/12/2018 pukul 10.20 WIB. Kondisi Selat Sunda mendung dan bergelombang.
Sementara itu, 35 orang warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku Kabupaten Lampung Selatan mengungsi dengan KM Karya Muda tiba di Canti Ds.Way Muli Kec. Rajabasa pada 25/12/2018 pukul 09.30 WIB. “Selanjutnya pengungsi ditampung dan diberikan bantuan,” tutup Sutopo. (red)
