SMKN 1 Kota Serang Jadi Tuan Rumah Revitalisasi SMK Tahun 2018
0 menit baca
Bantenekspose.com - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Serang, ditunjuk pemerintah pusat sebagai tuan rumah untuk menyelenggarakan "Pendampingan Implementasi Program Revitalisasi SMK Tahun 2018.
Sebelumnya, Rabu (5/12). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala SMKN 1 Kota Serang, Cucu Supriatin, dan didampingi Kemendikbud LPTK KPTK Gowa, Sulawesi Utara, Thaha.
Dalam kesempatan itu, Thaha mengatakan, pendampingan ini penting dilakukan agar kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan daya saing lulusan SMK lebih berkualitas dan terjamin. Adapun objek revitalisasi di sekolah ini adalah khusus Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).
"Mereka dilatih untuk membuat rencana, program serta strategi bagaimana mengelola sekolah kejuruan agar lebih hebat, unggul dan berdaya saing," kata Kemendikbud LPTK KPTK Gowa ini.
Lebih jauh, Thaha menjelaskan, ada dua pilar utama yang menopang revitalisasi SMK ini. Pertama, mengantisipasi datangnya gelombang revolusi industri 4.0 dengan segala teknologi desruptif yang menyertainya. Pilar ini berorientasi pada penguatan jalinan SMK dengan dunia usaha dan industri. Kedua, berorientasi pada pengembangan keunggulan potensi wilayah sebagai keunggulan nasional untuk menciptakan daya saing bangsa.
"Keunggulan potensi wilayah ini sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, yaitu kemaritiman, pariwisata, pertanian, dan industri ireatif," jelasnya.
Kemudian dalam rangkaian penutupan kegiatan tersebut, Kepala SMKN 1 Kota Serang melalui Wakasek Bidang Humas SMKN 1 Kota Serang, Asep Tatang mengungkapkan, dengan adanya kegiatan Pendampingan Implementasi Program Revitalisasi SMK Tahun 2018 ini diharapkan mampu menghasilkan alumni yang mampu menjawab tantangan global.
"Semoga SMKN 1 di kemudian hari menjadi sekolah yang mampu menghasilkan alumni yang mampu menjawab tantangan globalisasi yang kompetitif di dunia kerja. SMKN 1 Kota Serang Bisa dan Hebat," harapnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti dewan guru, pengajar bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, yakni selama 5 hari (5-10 Desember 2018). (emde)
Sebelumnya, Rabu (5/12). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala SMKN 1 Kota Serang, Cucu Supriatin, dan didampingi Kemendikbud LPTK KPTK Gowa, Sulawesi Utara, Thaha.
Dalam kesempatan itu, Thaha mengatakan, pendampingan ini penting dilakukan agar kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan daya saing lulusan SMK lebih berkualitas dan terjamin. Adapun objek revitalisasi di sekolah ini adalah khusus Jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).
"Mereka dilatih untuk membuat rencana, program serta strategi bagaimana mengelola sekolah kejuruan agar lebih hebat, unggul dan berdaya saing," kata Kemendikbud LPTK KPTK Gowa ini.
Lebih jauh, Thaha menjelaskan, ada dua pilar utama yang menopang revitalisasi SMK ini. Pertama, mengantisipasi datangnya gelombang revolusi industri 4.0 dengan segala teknologi desruptif yang menyertainya. Pilar ini berorientasi pada penguatan jalinan SMK dengan dunia usaha dan industri. Kedua, berorientasi pada pengembangan keunggulan potensi wilayah sebagai keunggulan nasional untuk menciptakan daya saing bangsa.
"Keunggulan potensi wilayah ini sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, yaitu kemaritiman, pariwisata, pertanian, dan industri ireatif," jelasnya.
Kemudian dalam rangkaian penutupan kegiatan tersebut, Kepala SMKN 1 Kota Serang melalui Wakasek Bidang Humas SMKN 1 Kota Serang, Asep Tatang mengungkapkan, dengan adanya kegiatan Pendampingan Implementasi Program Revitalisasi SMK Tahun 2018 ini diharapkan mampu menghasilkan alumni yang mampu menjawab tantangan global.
"Semoga SMKN 1 di kemudian hari menjadi sekolah yang mampu menghasilkan alumni yang mampu menjawab tantangan globalisasi yang kompetitif di dunia kerja. SMKN 1 Kota Serang Bisa dan Hebat," harapnya.
Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti dewan guru, pengajar bidang keahlian Teknologi Informasi dan Komunikasi, yakni selama 5 hari (5-10 Desember 2018). (emde)
