Puskesmas Penampung Korban Bencana di Banten
0 menit baca
![]() |
| Gubernur Banten Wahidin Halim, saat mendo'akan korban Tsunami Selat Sunda di sebuah Puskesmas di Kabupaten Pandeglang |
Bantenekspose.com – Upaya
penanganan pasca bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi
Banten, mendirikan posko-posko penanggulangan bencana dilokasi terdampak.
Dalam keterangan persnya, Kabid Aplikasi Informatika dan
Komunikasi Publik, Dinas Komunikasi Informatikan Statistik dan Persandian
Pemprov Banten, Amal Herawan Budhi mengatakan, BPBD mengirimkan korban bencana ke
puskesmas terdekat.
“Ada juga beberapa Markas Komando Rayon Militer (Koramil)
yang disulap menjadi lokasi penampungan dan pengobatan korban bencana,” kata
Amal.
Ini beberapa puskesmas yang saat ini menjadi tempat
penampungan dan pengobatan korban bencana tsunami dan gelombang pasang di
Provinsi Banten. Di Kabupaten Pandeglang yaitu Puskesmas Sumur, Puskesmas
Ciguelis, Puskesmas Cibaliung, Puskesmas Panimbang, Puskesmas Labuan, Puskesmas
Carita, Puskesmas Jiput, Puskesmas Menes, dan Puskesmas Mandalawangi. Untuk
Kabupaten Serang yaitu Puskesmas
Cinangka, dan Koramil Cinangka. Korban
yang berada di wilayah Tanjung Lesung dan Sumur ditampung di Puskesmas
Cigeulis, Puskesmas Cibaliung, Puskemas Sumur, dan Puskesmas Panimbang.
Dikatakan Amal, korban dari wilayah Carita dan Labuan,
ditampung di Puskesmas Jiput, Puskesmas Labuan, Puskesmas Carita, Puskesmas
Mandalawangi dan Puskesmas Menes. Sedangkan, korban yang berasal di wilayah
Anyer ditampung di Puskesmas Cinangka, dan Koramil Cinangka. Apabila tidak
tertangani dirujuk ke RSUD Cilegon dan RS Krakatau Medika Cilegon. Korban
bencana yang berada di pulau Sangiang ditampung di RS Krakatau Medika Cilegon.
“Untuk para korban yang memerlukan penanganan khusus dengan
luka yang cukup berat, korban di bawa dari wilayah Kab. Pandeglang dirujuk ke
RSUD Berkah Kab. Pandeglang. Bila tidak bisa tertangani segera dirujuk RSUD Banten di Kota Serang, RSUD Drajat
Prawiranegara di Kota Serang dan RS Sari
Asih di Kota Serang. Sedangkan dari Anyer langsung dirujuk ke RSUD
Drajat Prawiranegara di Kota Serang,” ,” ujar Amal.
Saat berita ini dirilis, sebanyak 6 korban berada di RS Sari Asih, RSUD Banten
sebanyak 15 korban dan 1 orang meninggal dunia, RS Krakatau Medika Cilegon
sebanyak 18 pasien, RS dr Drajat Kabupaten Serang sebanyak 42 pasien dan 6
Jenazah, RSUD Cilegon 1 korban, dan RS
Medika BSD 4 korban dan 30 korban sedang dalam perjalanan.
“Untuk penanganan korban Pemprov Banten sudah menerjunkan
puluhan tim medis ke lokasi bencana. Selain dokter yang ada di Kabupaten
Pandeglang dan kabupaten Serang, Dinas Kesehatan Provinsi Banten mendapatkan
bantuan tenaga medis dan dokter dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan
kota Tangerang Selatan, antara lain dari
Tim RSU Kab Tangerang, Tim RS Sari Asih Serang, Tim Rs Krakatau, Tim RSU Kota
Tangerang, Tim RSUD Malingping, Tim 119 kota tangerang, dan Tim 119 kota
Cilegon. Sampai saat ini, bantuan tim medis terus berdatangan dari pemerintah
kabupaten/kota se-Provinsi Banten,” papar Amal. (Kominfo Banten/red)
