NEWS

Pembangunan MCK di Tanara, Pengerjaannya Diduga Asal Jadi


Bantenekspose.com - Pembangunan tempat Mandi, Cuci dan Kakus (MCK) di Desa Tanara, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, dengan anggaran Rp 195.913.000, dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jendral Cipta Karya, sebagai Pelaksana PT. Visicom selaku pihak kontraktor, diduga pelaksanaannya dikerjakan asal jadi, tidak sesuai dengan spek gambar dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pasalnya pembangunan MCK yang dikerjakankan oleh PT. Visicom diduga banyaknya pengurangan volume, dengan pemasangan pondasi yang seharusnya lebar bawah 75 centimeter, atas 30 centimeter.

“Semua pemasangan pondasi batu dengan lebar persegi empat dengan lebar semua atas bawah sama 30 cm. Hal ini yang diduga mengurangi volume dan dikerjakan Asal jadi. Bahkan di perkirakan pembangunan akan terjadi mengurangi mutu kualitas pekerjaan dan tidak sesuai harapan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Serang,” ungkap Wahyudin, selaku Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemuda Pemerhati Pembangunan Banten (LSM GP3B),” Rabu (19/12/18).

Menurutnya, banyak kejanggalan yang dilakukan oleh pelaksana. Apalagi kerap tidak adanya kosultan sebagai pengawasan pada saat pelaksanaan. Padahal selain petunjuk pelaksanaan kerja yang ada di spek gambar, juga diarahkan oleh konsultan, agar pekerjaan tidak asal jadi.

“Bangunan jangan asal dikerjan. Jangan tujuannya mengejar finishing, seakan bila sudah tertutup dianggap hasil yang dicapai sesuai petunjuk teknis,” ungkapnya lagi.

Wahyudin menjelaskan, pada pemasangan tembok belakang MCK diduga tidak dipasang pelesteran. Hal ini karena pada pemasangan awal tukang belum dibekali gambar kerja, hingga pemasangan MCK mepet tembok pagar Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanara.

Saat dikonfirmasi, salah satu petukang mengatakan, untuk pemasangan pondasi lebar bawah seharusnya 75cm, lebar atas 30 cm ketinggian pondasi 75cm, karena faktor adanya tembok gedung sekolah sehingga pemasangan pondasi tidak maksimal.

Menurutnya bila pemasangan pondasi dimaksimalkan otomati harus membongkar pondasi Pagar Tembok SDN Tanara, dihawatirkan Roboh. Dan kondisi ini yang tidak memaksimalkan pemasangan gedung MCK yang ada di Kampung Tanara Desa Tanara.

“Pemasangaan Pondasi tidak maksimal karena kami hanya melanjutkan pekerjaan tukang sebelumnya, pondasi yang kami kerjakan hanya melanjutkan pekerjaan yang sudah ada,” terang tukang dilokasi.

Sementara itu pelaksana dari PT. Visicom Budi Sitorus ketika dikomfirmasi mengatakan jika pelaksanaan MCK ada di 4 titik. Di Kampung Sukamaju, Kampung Kemuludan, Kampung Terasaba dan Kp Tanara DesaTanara.

Ia hanya menyebut dalam 4 titik di lokasi tersebut, masing-masing dengan nilai kontrak Rp.195 juta. Semua kegiatan yang mengerjakan satu orang dengan volume 8 x 6,5 meter.

“Dalam satu yunit berpariasi ada yang 3 kamar sampai 4 kamar,” jelasnya.

Namun dirinya enggan berkomentar, keterkaitan dugaan pembangun MCK yang asal jadi tersebut. (stn/Red)

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar