Majlis Kopy Santuni Yatim Piatu
0 menit baca
Bantenekspose.com - Majelis Kopy (Komunitas Peduli Yatim) yang diinisiasi organisasi Ikatan Keluarga Alumni Daarussa'adah (IKADA), menggelar bakti sosial, diantaranya menyantuni anak yatim di Desa Cimarga dan Desa Sangkan Manik, Kecamatan Cimarga, Lebak.
Kegiatan bakti sosial melibatkan donatur yang tidak lain adalah anggota Majelis Kopy, alumni Daarussaadah, volunteer yatim, dan masyarakat Cimarga.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik moril dan materiil, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Kalian tidak perlu merasa malu dengan teman-teman sebaya kalian, karena yatim yang sesungguhnya adalah yatim ilmu dan akhlak" kata Muhammad Isnaeni, Ketua Umum IKADA usai menyerahkan santunan di kediaman salah satu alumni Daarussaadah, Ahad (23/12/18).
Adapun santunan yang mereka berikan, yaitu berupa uang santunan, bingkisan, beras dan minyak goreng. Ia berharap, kegiatan ini agar terus berlanjut dimasa yang akan datang.
"Harapan kami kegiatan menyantuni anak-anak yatim Majelis KOPY ini dapat terus terlaksana di masa-masa akan datang," ujar pria ini yang sedang melanjutkan pendidikannya di Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) SMH Banten.
Diketahui, jumlah penerima santunan, anak yatim piatu sebanyak 35 yatim piatu putra dan putri.
Sementara itu, perwakilan masyarakat K. Herman menyampaikan, rasa terima kasih atas kepedulian dan perhatian Majelis Kopy kepada anak-anak, karena hal ini sangat membantu bagi masyarakat (yatim piatu).
"Kami berharap serta mendoakan semoga ke depannya Majelis Kopy dapat membangun sebuah rumah yatim, agar anak-anak yatim piatu dapat lebih terfasilitasi demi mewujudkan cita-cita mereka," harapnya. (emde)
Kegiatan bakti sosial melibatkan donatur yang tidak lain adalah anggota Majelis Kopy, alumni Daarussaadah, volunteer yatim, dan masyarakat Cimarga.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik moril dan materiil, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Kalian tidak perlu merasa malu dengan teman-teman sebaya kalian, karena yatim yang sesungguhnya adalah yatim ilmu dan akhlak" kata Muhammad Isnaeni, Ketua Umum IKADA usai menyerahkan santunan di kediaman salah satu alumni Daarussaadah, Ahad (23/12/18).
Adapun santunan yang mereka berikan, yaitu berupa uang santunan, bingkisan, beras dan minyak goreng. Ia berharap, kegiatan ini agar terus berlanjut dimasa yang akan datang.
"Harapan kami kegiatan menyantuni anak-anak yatim Majelis KOPY ini dapat terus terlaksana di masa-masa akan datang," ujar pria ini yang sedang melanjutkan pendidikannya di Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) SMH Banten.
Diketahui, jumlah penerima santunan, anak yatim piatu sebanyak 35 yatim piatu putra dan putri.
Sementara itu, perwakilan masyarakat K. Herman menyampaikan, rasa terima kasih atas kepedulian dan perhatian Majelis Kopy kepada anak-anak, karena hal ini sangat membantu bagi masyarakat (yatim piatu).
"Kami berharap serta mendoakan semoga ke depannya Majelis Kopy dapat membangun sebuah rumah yatim, agar anak-anak yatim piatu dapat lebih terfasilitasi demi mewujudkan cita-cita mereka," harapnya. (emde)
