NEWS

Kapolres Pandeglang : Antisipasi Konflik Sosial, Butuh Kerjasama yang Solid


Bantenekspose.com - Pada pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) merupakan suasana yang sangat rawan terjadinya konflik sosial. Hal itu dapat diantisipasi jika seluruh komponen melakukan kerjasama yang solid untuk mewujudkan lancarnya Pilres dan Pileg.

“Insya Allah di Pandeglang tidak ada konflik yang menonjol, namun potensi konflik yang dapat kami petakan pertama potensi konflik pada pemilu 2019 April, karena disitulah titik kerawan yang dapat terjadi,” kata Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (TTPKS).

Menurutnya, kerawanan konflik itu pada hal ini bukan banyaknya premanisme dilokasi. Kata Indra, konflik itu dapat dilihat dari jarak yang ditempuh ke TPS dan intimidasi dari salah satu oknum pendukung Pasangan Calon (paslon). “Jika kita lihat dalam satu TPS, ada yang harus diamankan oleh kami yaitu petugas PPS, Saksi, Panwas, orang yang mencoblos, sarana prasaran, dan surat suara,” ungkapnya

Dalam pengamanan ini, kata Kapolres, pihaknya tidak dapat bekerja sendiri. Ia mengaku, sangat butuh dukungan dari semua pihak. “Personil kami hanya sekitar 700 orang, sedangkan jumlah TPS kurang lebih 3.096, jika dibagi jumlah tersebut satu personil bisa 5 hingga 10 TPS, maka dari itu kami dibantu TNI dan Linmas,” ujarnya.

“Yang kami butuhkan dalam forum ini yaitu gagasan untuk membuat pelaksanaan pemilu berjalan lancar dan aman,” harapnya. (Red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar