Kades Pernah Lapor Belum Ditanggapi Dinsos, Beginilah Kondisi Rumah Janda Tua di Pandeglang
0 menit baca
Bantenekspose.com - Sarkawi seorang janda tua warga kampung Sawi Desa Sampang Bitung Kecamatan Jiput Kabupaten Pandeglang Banten, kondisinya sangat memprihatinkan, dalam kesehariannya ia hanya mengandalkan kuli seadanya, itupun jika ada yang menyuruh kerja, janda beranak dua yang tinggal di rumah tidak layak huni berkonstruksikan kayu dan bambu yang sudah lapuk berdinding bilik dan beratap welit, kondisinya sudah rusak dan bolng-bolong, sehingga jika turun hujan hampir seluruh bagian dalam rumah bocor.
"Beginilah kondisi rumah kami, sekedar untuk berteduh dari sengat matahari, namun jika musim hujan pasti akan kehujanan, karna rumah kami rusak dan tidak mampu untuk memperbaiki rumah kami, jangankan untuk membangun rumah untuk makan sehari-hari saja kami susah,” ungkapnya saat ditemui dikediamannya Selasa (18/12/2018).
Sementara itu, Yeti Nurhayati Camat Jiput, merasa heran setelah mendengar kabar tersebut, lantaran sejauh ini, pihaknya sudah berkeliling ke tiap ploksok Desa di Kecamatan Jiput, tapi baru kali ini Yeti mendapatkan laporan ada warga yang memiliki rumah seperti itu dari wartawan.
“Nanti ibu akan cek secepatnya apa benar itu rumah tempat tinggal manusia apa bukn, jika benar ibu akan bantu ajukan melalui BSPS apalagi itu tanah milik sendiri akan segera ibu bantu ajukan agar segera memiliki rumah yang layak huni,” paparnya.
Ditempat terpisah kepala desa Sampang Bitung Holil, mengaku sudah pernah mengajukan ke Dinas Sosial pada tahu 2016 tapi belum ada tanggapan,
"Saya pernah ajukan bantuan ke dinas sosial pada tahun 2016 tapi Ibu Sukarti tidak memiliki biaya swadaya. Kalau tanah yang di tempati memang milik sendiri bahkan sedang di urus melalui PTSL sekarang,” pungkasnya. (Chanelbanten/red)
"Beginilah kondisi rumah kami, sekedar untuk berteduh dari sengat matahari, namun jika musim hujan pasti akan kehujanan, karna rumah kami rusak dan tidak mampu untuk memperbaiki rumah kami, jangankan untuk membangun rumah untuk makan sehari-hari saja kami susah,” ungkapnya saat ditemui dikediamannya Selasa (18/12/2018).
Sementara itu, Yeti Nurhayati Camat Jiput, merasa heran setelah mendengar kabar tersebut, lantaran sejauh ini, pihaknya sudah berkeliling ke tiap ploksok Desa di Kecamatan Jiput, tapi baru kali ini Yeti mendapatkan laporan ada warga yang memiliki rumah seperti itu dari wartawan.
“Nanti ibu akan cek secepatnya apa benar itu rumah tempat tinggal manusia apa bukn, jika benar ibu akan bantu ajukan melalui BSPS apalagi itu tanah milik sendiri akan segera ibu bantu ajukan agar segera memiliki rumah yang layak huni,” paparnya.
Ditempat terpisah kepala desa Sampang Bitung Holil, mengaku sudah pernah mengajukan ke Dinas Sosial pada tahu 2016 tapi belum ada tanggapan,
"Saya pernah ajukan bantuan ke dinas sosial pada tahun 2016 tapi Ibu Sukarti tidak memiliki biaya swadaya. Kalau tanah yang di tempati memang milik sendiri bahkan sedang di urus melalui PTSL sekarang,” pungkasnya. (Chanelbanten/red)
