NEWS

JPO di Kota Serang Rusak Parah, Walikota Pertimbangkan Tutup Sementara

Bantenekspose.com - Sempat menjadi perbincangan publik Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Kota Serang ini. Lantaran, pertama kondisi fisiknya memprihantinkan. Kedua, soal kepemilikan aset.

Semangat Walikota Serang yang baru ini yang memiliki tagline 'Aje Kendor' dan mengusung visi 'Menuju Kota Berbudaya dan Berdaya' terus berupaya membenahi kesemerawutan wajah ibu kota Provinsi Banten.

Kali ini, Walikota Serang Syafrudin  meninjau langsung Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Ciceri, Serang, Banten. Menurut dia, secara keseluruhan JPO yang ada di kota Madani sangat riskan sekali untuk digunakan masyarakat, alias (nyaris ambrol-red). 

“Saya lihat ini harus diperbaiki, secara keseluruhan sangat parah, untuk dipakai masyarakat sangat riskan sekali. Oleh karena itu, saya intruksikan kepada Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang untuk bisa menghubungi langsung pihak ketiga pemilik jembatan dan memberikan tegoran secara tertulis supaya cepat diperbaiki,” ujar mantan Kadis LH Kota Serang ini, di lokasi, Senin (17/12/18). 

Melihat kondisi tersebut, mantan Kadis LH ini mengaku akan melakukan penutupan sementara, namun dengan beberapa pertimbangan. Selain itu, akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan dinas terkait.

“Nanti kita pertimbangkan kalau untuk ditutup sementara. Karena memang saya lihat juga sangat riskan, nanti saya koordinasikan dengan Kadishub. Kalau harus ditutup sementara saya kira itu juga memungkinkan, kalau memang masih ada kebutuhan masyarakat yang untuk menyebrang itu juga harus kita pertimbangkan,” imbuhnya.

Setelah itu, sambung Syafrudin, akan menunggu hasil pelayangan tegoran dari Dishub sendiri kepada pihak ketiga. Jika memang dalam waktu terdekat belum ada perbaikan maka pihaknya anak menutup sementara. Kemudian, pencopotan reklame-reklame yang nempel di JPO. Kata dia, disamping perbaikan yang perlu dilakukan, namun penerangan juga harus diperbaiki.

“Kalau memang dalam jangka waktu satu bulan tidak ada perbaikan sama sekali, nanti akan kita tutup sementara, dan reklame-reklame yang di JPO kalau tidak ada perbaikan dari pengusaha maka reklame ini akan kita copot,” tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Ahmad Mujimi mengaku, bahwa pihaknya telah berkoordinasi mengumpulkan para pemilik JPO tersebut, namun hingga saat ini belum  bisa ditemui. 

“Rencananya di 2019 mendatang akan kita anggarkan tapi khawatir, khawatir ada kesalahan ketika ini milik orang, pemerintah mengamankan. Setelah adanya peninjauan ini semoga para pemilik segera merapatlah ke Pemkot. Kalau memang sudah tidak merawat, pihak kota siap untuk merawat kalau  sudah diserahkan,” kata Mujimi. (emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar