NEWS

Diduga, Oknum Panitia Pameran Pendidikan dan Buku Lakukan Pungli

Bantenekspose.com - Lagi-lagi, kebersihan dan keamanan dijadikan dalih demi mencicipi manisnya dari hasil keringat orang lain. Kali ini, diduga oknum panitia event Pameran Pendidikan dan Buku melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap peserta pengisi stand pameran yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang di Gedung Gelanggang Remaja (GGR) dan area sekitarnya.

Berdasarkan pengakuan salah satu peserta pengisi stand mengungkapkan, bahwa dirinya sempat mendapat pesan singkat dari salah seorang yang diduga panitia untuk membayar uang keamanan dan kebersihan.

"Kalo yang datang untuk mungut iuran sih belum ada, tapi semalem saya di WA sama tidak bisa disebutkan namanya diminta untuk bayar uang keamanan dan kebersihan sekitar Rp200.000 hingga Rp250.000," ungkapnya saat diwawancara yang enggan menyebutkan namanya, Jum'at (14/12/18).

Peserta pengisi stand pameran lainnya pun mengungkapkan, dirinya mengaku bahwa baru mendengar informasi akan adanya pungutan uang keamanan dan kebersihan yaitu sebesar Rp200.000 hingga Rp250.000.

"Waktu awal saya sempat memastikan perihal kejelasan bayar apa nggak kepada pihak panitia, lalu pihak panitia juga menjawab gratis tanpa pungutan apapun, makanya saya heran ketika ada kabar tersebut," akunya, yang sama enggan menyebutkan namanya.

Lebih parahnya lagi, berdasarkan hasil wawancara dengan pengisi stand pameran, dirinya mengaku telah membayar uang keamaan dan kebersihan sebesar Rp 400.000.

"Memang kalau saya sih biasa ikutan acara-acara ngisi stand kaya gini, kalau di Alun-alun itu bisa sampai 3 juta. Kalau disini sih, saya awalnya diminta 700.000 karena dengan alasan diluar konteks pendidikan yang saya pasarkan. Tapi karena lihat kondisi yang sepi kaya gini saya nego jadi Rp 400.000 untuk uang keamanan dan kebersihan, karena barang-barang kita juga bayak sih," katanya.

Saat dikonfirmasi ke pihak panitia atas adanya dugaan pungli tersebut, namun pihaknya langsung membantah bahwa itu tidak benar. "Tidak benar. Kita tidak mintai uang," kata Jatmiko salah satu panitia penyelenggara.

"Tanya aja kalau hari ini ada pungutan. Sebenarnya, di stadion itu ada biaya keamanan, kebersihan dan parkir yang harus panitia bayar ke petugas, padahal panitia tidak ada anggarannya. Besaran semua total sekitar 4 juta. Tapi saya selaku panitia lapangan akan membyar itu semua tanpa melibatkan peserta stand. Memang berat,  tapi ini dilakukan untuk kemajuan Kota Serang," sambungnya.

Sebelumnya, Kepala Dindikbud Kota Serang, Akhmad Zubaidillah menegaskan, bahwa stand pameran tersebut gratis secara cuma-cuma dan tidak dipungut biaya sepeser pun.

"Karena ini tujuannya untuk memfasilitasi masyarakat pada umumnya kaum pendidik, anak-anak pelajar agar terbiasa membaca literasi," kata Zubaidillah. (emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar