BPBD Serang: Korban Tsunami di Anyer dan Cinangka Bakal Bertambah
0 menit baca
Bantenekspose.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang memastikan korban tsunami atau bencana alam yang diterjang ombak laut Selat Sunda di Anyer dan Cinangka akan bertambah. Pasalnya, pencarian pada hari pertama (23/12) belum semuanya bisa ditemukan (dievakuasi).
Kasubid Penilaian Kerusakan Akibat Bencana, BPBD Serang Siti Komariah mengatakan, kemungkinan korban masih bertambah, karena pada hari pertama korban belum semuanya ditemukan.
“Kemungkinan masih bertambah, masih banyak yang hilang kan,” kata Komariah saat jumpat pers di Aula RSUD dr. Drajat Purnawirawan Serang, Ahad (23/12/18) malam.
Komariah menerangkan, pencarian korban tadi sore sudah dihentikan pada pukul 17:00 WIB dan akan dilanjutkan kembali pada esok harinya, mengingat suasana sudah gelap sehingga membuat pihaknya kwalahan.
“Kita agak sulit melakukan evakuasi. Ya, titik fokusnya lebih ke evakuasi korban dulu, esok hari masih dilanjutkan,” ujarnya.
Komariah menambahkan, kondisi listrik (penerangan) saat ini di wilayah Cinangka beberapa ada yang meninggal dunia, sementara di Anyer normal. (emde)
Kasubid Penilaian Kerusakan Akibat Bencana, BPBD Serang Siti Komariah mengatakan, kemungkinan korban masih bertambah, karena pada hari pertama korban belum semuanya ditemukan.
“Kemungkinan masih bertambah, masih banyak yang hilang kan,” kata Komariah saat jumpat pers di Aula RSUD dr. Drajat Purnawirawan Serang, Ahad (23/12/18) malam.
Komariah menerangkan, pencarian korban tadi sore sudah dihentikan pada pukul 17:00 WIB dan akan dilanjutkan kembali pada esok harinya, mengingat suasana sudah gelap sehingga membuat pihaknya kwalahan.
“Kita agak sulit melakukan evakuasi. Ya, titik fokusnya lebih ke evakuasi korban dulu, esok hari masih dilanjutkan,” ujarnya.
Komariah menambahkan, kondisi listrik (penerangan) saat ini di wilayah Cinangka beberapa ada yang meninggal dunia, sementara di Anyer normal. (emde)
