Bantuan Mulai Masuk ke Pelosok Sumur, Rumah Warga di Paniis Rata dengan Tanah
0 menit baca
![]() |
| Kondisi kampung Paniis Desa Ujung Jaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang (foto: deden) |
Bantenekspose.com – beberapa wilayah Pesisir Kecamatan Sumur
Kabupaten Pandeglang tak luput dari terjangan tsunami Selat Sunda. Wilayah di
ujung selatan Kabupaten Pandeglang ini, nyaris luput dari bantuan. Namun di
hari ketiga pasca Tsunami, Selasa (25/12) bantuan mulai datang ke wilayah
Kecamatan Sumur.
Deden Aditia, salah seorang relawan yang bergabung dengan
Palang Merah Indonesia (PMI), sekira pukul 9.00 pagi ini (25/12) melaporkan, kondisi
akses jalan ke wilayah terkena dampak tsunami Selat Sunda mulai terbuka.
Berbeda dengan kemarin lusa.
Sebelumnya, kata
Deden, terputusnya sambungan komunikasi dan akses jalan yang masih tertutup,menjadi
salah satu penyebab terhambatnya bantuan ke wilayah ini.
Berikut video whatsapp kiriman Deden Aditia:
“Informasi terakhir, kondisi di pelosok Kecamatan Sumur akses jalan baru terbuka. Karena tim evakuasi kesulitan membuka jalur transportasi yang terputus, akibat pohon tumbang dan material yang menghalangi jalan. Alhamdulillah, sebagian besar wilayah terpelosok logistik sudah mulai terdistribusikan,” kata Dede vias sambungan WhatssApp
Berikut video whatsapp kiriman Deden Aditia:
Jika dilihat sejak semalam,sambung Deden, bantuan logistik cukup mulai berdatangan,
hanya saja data korban dan data pengungsi belum akurat, dan lamanya waktu
pendistrian akibat medan jalan.
“Manajemen pemetaan dan moda trasnportasi pendistribusian
dan titik sasaran yang tidak termenej dari kemarin,” ujar Deden
Deden juga menginformasikan, wilayah yang paling parah yang
sudah terdetejsi adalah di Paniis, Desa Ujung Jaya. Dikabarkan, satu kampong di
wilayah ini rumah warga rata dengan tanah, disapu gelombang Tsunami Selat Sunda.
“UjungJaya di Paniis, satu kampung rata dengan tanah, dihuni 36 KK,” imbuh Deden.
(red)
