Angkat Nasib Pengojek, Prabowo Akan Bentuk KOI dan KOPI
0 menit baca
Bantenekspose.com - Puluhan pengemudi ojek online (ojol) dan
sejumlah pengemudi ojek pangkalan, menyambangi kediaman capres nomor urut 02
Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,
Jumat (7/12/2018).
Para pengemudi ojek ini didampingi oleh Putri Presiden
pertama Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, putri Presiden kedua Soeharto, Siti
Hediati Hariyadi
(Titiek Soeharto), dan juga Ketua pelaksana harian Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Lieus Sungkharisma.
(Titiek Soeharto), dan juga Ketua pelaksana harian Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, Lieus Sungkharisma.
"Yang luar biasa, pertemuan para Tukang Ojek kemarin
dengan Pak Prabowo, dihadiri pula oleh dua putri mantan Presiden RI, Rachmawati
Soekarno Putri dan Titiek Soeharto," kata Lieus kepada wartawan di
Jakarta, Minggu (9/12/2018).
Menurut Lieus, kedua putri mantan Presiden itu sengaja hadir
untuk memberi dukungan pada pengemudi ojek yang ingin berjuang memperbaiki
nasib mereka.
"Bu Rachma dan Bu Titiek hadir bukan semata-mata karena
simpati dan prihatin, tapi juga ingin ikut bersama-sama mencarikan solusi atas
nasib para tukang ojek tersebut," ujarnya.
Lieus menjelaskan, pertemuan itu menghasilkan sejumlah
kesepakatan. Diantaranya adalah mendirikan Koperasi Ojol Indonesia (KOI) dan
Koperasi Ojek Pangkalan Indonesia (KOPI).
"Kedua koperasi ini berbasis aplikasi dan segera diurus
segala perizinannya," papar Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi
(KomTak) ini.
Ditambahkan Lieus, baik KOI maupun KOPI nantinya akan
menjadi koperasi yang dimiliki para pengemudi ojek dan para pengguna jasa ojek
online di seluruh Indonesia.
"Dalam pertemuan itu, Pak Prabowo, Bu Rachma dan Bu Titiek
berjanji akan memperjuangkan terbentuknya dua koperasi ini," ungkapnya.
Para pengemudi ojek, lanjut Lieus, menyambut gembira solusi
yang ditawarkan itu. "Dalam waktu dekat mereka akan mendeklarasikan
pembentukan KOI dan KOPI tersebut di Sentul dan akan dihadiri puluhan ribu
pengemudi ojek se-Indonesia," pungkasnya.
Sebelum menghasilkan kesepakatan tersebut, dalam pertemuan
yang dihadiri juga oleh Fuad Bawazier dan Ketua Fraksi Gerindra di DPR, Edi
Prabowo itu, para pengemudi ojek menyampaikan keluhan mereka kepada Prabowo.
"Sebagai pengemudi ojek online, saat ini kami ini tak
lebih dari kuli. Tapi mau apa lagi? Kami tak punya pilihan lain," ujar
salah seorang pengemudi ojek yang hadir dalam pertemuan itu.(red)
