NEWS

Angka Kematian Ibu di Kota Serang Meningkat

Bantenekspose.com - Akhir tahun 2018 Angka Kematian Ibu (AKI) di Kota Serang tercatat meningkat, dibandingkan tahun 2017 lalu. Hal ini disebabkan karena ibu hamil sakit dan infeksi.

Kepala Dinas Kesehetan (Dinkes) Kota Serang, H. Toyalis mengatakan, sampai akhir tahun 2018 angka kematian ibu (AKI) di Kota Serang meningkat dari tahun lalu. "Jumlahnya sampai saat ini ada 14 orang. Tahun lalu ada 11 orang. Ya, tahun ini ada kenaikan," kata Toyalis saat diwawancara bantenekspose.com di ruangan kerjanya, Jumat (7/12/18).

Toyalis menjelaskan, penyebab dari kematian ibu hamil ini, sebetulnya berbeda-beda, karena ada yang sakit dan infeksi. "Penyebabnya macam-macam, ada yang sakit, ada juga yang kena infeksi," imbuhnya.

Toyalis mengakui, kematian itu bukan disebabkan karena ditangani Paraji, namun semuanya sudah ditangani bidan (medis kesehatan). "Dari laporan yang saya terima di Kota Serang ini sudah tak ada lagi medis Paraji, semuanya sudah ditangani medis kesehatan," katanya. 

Dalam mengantisipasi kematian ibu hamil, pihaknya mengeluarkan program, yakni pertama program kontak dengan ibu-ibu hamil ditingkatkan. Kedua, bagaimana mengetahui lebih dini resiko-resiko yang timbul akibat hamil. 

"Kita telah berupaya. Pertama, supaya kontak dengan ibu hamil minimal 4 kali dari biasanya cuma ketika ada keluhan, sekarang jadi proaktif supaya mereka kontak dengan ibu-ibu hamil yang ada di Keurahan," ucapnya.

Tak hanya itu, sambung dia, dalam pemberian tablet tambah seperti tambah darah terhadapa ibu-ibu hamil pun akan ditambah dan ditingkatkan lagi terutama bagi ibu-ibu hamil di perkampungan. "Ini juga penting, terutama bagi ibu hamil yang ada di kampung-kampung. Kalau yang di dalam kota saya kira sudah memahami," ujarnya.

Toyalis menambahkan, selama ini pihaknya memiliki tim medis secara kuantitatif yakni sekitar 50 orang. Namun sampai saat ini pun belum ada penambaan (perekrutan) medis baru. Sementara penduduk Kota Sekarang terus bertambah tiap tahunnya.

"Memang kalau bidan (medis) secara kuantitatif sampai sekarang belum ada penambahan. Pada tahun 2017 ada pengangkatan PNS, itu pun yang sudah kerja. Karena ada 50 lebih bidan PDB, tinggal tersisa 5 kemarin itu yang umurnya diatas 30 tahun," sebutnya. (emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar