Akhir Tahun 2018, BIC Kembali Hadir di Alun-alun Barat Kota Serang
0 menit baca
Bantenekspose.com - Dipenghujung tahun 2018, Banten Indie Clothing (BIC) kembali hadir di Alun-alun Barat Kota Serang. Kegiatan ini akan digelar sejak 27 - 31 Desember 2018, dengan menghadirkan 80 brand, diantaranya 60 brand Banten, 10 brand undangan, dan 10 brand luar Banten yang berinvestasi di Banten, serta 32 kuliner.
Dikatakan Iip Mualip selaku PIC Banten Indie Clothing (BIC), bahwa kreasi anak bangsa yang menaungi BIC sejak 2014, terus berupaya dan bersinergi dengan seluruh industri kreatif Banten, baik clothing (fashion), musik, kriya da kuliner. Juga, bersinergi dengan pemerintah daerah, BUMN dan BUMD merupakan cara strategis untuk meraih goal dari semangat ini.
"Semangat dari kami untuk Banten, BIC secara terjadwal terus menggelar kegiatan ini, sebagai wadah bagi pelaku industri kreatif Banten untuk belajar, menciptakan peluang, memasarkan, dan berinovasi dalam balutan memperkenalkan krativitas anak muda Banten ke kancah nasional," kata Iip saat jumpa pers, di alun-alun barat Kota Serang, Rabu (26/12/18).
Iip menjelaskan, dalam kegiatan akhir tahun ini, pihaknya mengemas dan memadukan 4 unsur diantaranya, fashion, kuliner, musik modern dan tradisional serta tari kontemporer (kompetisi tingkat pelajar Banten). Selain itu, akan digelar aksi sosial donasi untuk para korban yang terdampak tsunami di Banten.
"Aksi sosial donasi BIC ini untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan, nanti akan kita salurkan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, dengan menggandeng Laz Harfa untuk menyalurkan donasi tersebut," ucap Iip.
Sementara itu, Penasehat BIC H. Adham Adhari menuturkan, melalui Banten Indie Clothing end year sale 2018, pihaknya mengajak generasi muda dan masyarakat Banten untuk ikut serta berkontribusi dalam mendukung dan menjalankan roda perekonomian kreatif Banten dan nasional ke arah lebih baik.
Tujuannya yaitu, untuk menciptakan bibit-bibit unggul SDM kreatif lokal yang memiliki jiwa entrepreneur dan sociopreneur yang tinggi, serta mampu mendorong ekonomi kreatif nasional.
"Kami (BIC) mengajak para pemuda Banten khususnya, dan Indonesia pada umumnya untuk menyalurkan ide-ide kreatif dalam mengembangkan bisnisnya," ujar Adham. (emde)
Dikatakan Iip Mualip selaku PIC Banten Indie Clothing (BIC), bahwa kreasi anak bangsa yang menaungi BIC sejak 2014, terus berupaya dan bersinergi dengan seluruh industri kreatif Banten, baik clothing (fashion), musik, kriya da kuliner. Juga, bersinergi dengan pemerintah daerah, BUMN dan BUMD merupakan cara strategis untuk meraih goal dari semangat ini.
"Semangat dari kami untuk Banten, BIC secara terjadwal terus menggelar kegiatan ini, sebagai wadah bagi pelaku industri kreatif Banten untuk belajar, menciptakan peluang, memasarkan, dan berinovasi dalam balutan memperkenalkan krativitas anak muda Banten ke kancah nasional," kata Iip saat jumpa pers, di alun-alun barat Kota Serang, Rabu (26/12/18).
Iip menjelaskan, dalam kegiatan akhir tahun ini, pihaknya mengemas dan memadukan 4 unsur diantaranya, fashion, kuliner, musik modern dan tradisional serta tari kontemporer (kompetisi tingkat pelajar Banten). Selain itu, akan digelar aksi sosial donasi untuk para korban yang terdampak tsunami di Banten.
"Aksi sosial donasi BIC ini untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan, nanti akan kita salurkan untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah, dengan menggandeng Laz Harfa untuk menyalurkan donasi tersebut," ucap Iip.
Sementara itu, Penasehat BIC H. Adham Adhari menuturkan, melalui Banten Indie Clothing end year sale 2018, pihaknya mengajak generasi muda dan masyarakat Banten untuk ikut serta berkontribusi dalam mendukung dan menjalankan roda perekonomian kreatif Banten dan nasional ke arah lebih baik.
Tujuannya yaitu, untuk menciptakan bibit-bibit unggul SDM kreatif lokal yang memiliki jiwa entrepreneur dan sociopreneur yang tinggi, serta mampu mendorong ekonomi kreatif nasional.
"Kami (BIC) mengajak para pemuda Banten khususnya, dan Indonesia pada umumnya untuk menyalurkan ide-ide kreatif dalam mengembangkan bisnisnya," ujar Adham. (emde)
