STIE Prima Graha Juarai Sepak Bola POMDA VII Banten
0 menit baca
Bantenekspose.com – STIE
Prima Graha menang telak atas Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(STKIP) Situs Banten dengan skor 4-1. Kemenangan ini, sekaligus mengantarkan Sekolah
Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Prima Graha menjadi pemenang pada final cabang olah
raga (cabor) sepak bola Pekan Olah raga Mahasiswa Daerah (Pomda) VII Banten.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Heroik Grup I
Kopassus, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Jumat (30/11/2018) STIE Prima Graha
mencetak gol melalui Sumarna (2 gol), Dede Ardhy dan Saifullah (masing-masing 1
gol). Sementara gol semata wayang Situs Banten dilesakkan oleh Wahyu Saputra
pada babak kedua. Untuk medali perunggu jadi milik tim kesebelasan Universitas
Mathlaul Anwar (Unma), setelah diperebutan peringkat ketiga menggunduli STIE Al
Khairiyah dengan skor 7-2.
Pelatih STIE Prima Graha Doli Sutikno mengaku puas terhadap
performa anak didiknya yang berhasil mempersembahkan medali emas.
”Alhamdulillah kami berhasil juara dan merebut medali emas sepak bola. Ini
sejarah buat STIE Prima Graha pada ajang Pomda. Sebelumnya kami tidak pernah
masuk final cabor sepak bola,” ujar Doli.
Ia mengatakan, keberhasilan skuadnya menjadi juara satu
berkat kekompakan Sumarna cs yang selalu konsisten dalam setiap pertandingan.
”Persiapan kami sebetulnya sangat mepet. Tapi selalu saya tekankan kepada
anak-anak yang terpenting dalam sepak bola adalah mau bekerja keras dan kompak.
Alhamdulillah mereka mau menjalankan semua instruksi di lapangan,” kata Doli.
Pelatih tim sepak bola STKIP Situs Banten, Faisal Alamsyah
menilai, kegagalan pasukannya menggapai medali emas karena dua pemain
andalannya yakni Andi Nugraha dan Irfan absen di laga final. ”Jelas kehilangan
dua pemain itu pengaruh sekali, karena mereka adalah palang pintu di area
pertahanan kami,” tutur Faisal.
Ia menuturkan, meski kalah juara ke-2 sudah menjadi
kebanggaan bagi timnya. ”Kemarin saya bilang, bahwa target awal kami adalah
final. Artinya target itu sudah tercapai kami main di final. Hanya saja kami
belum diberikan kesempatan untuk mendapatkan medali emas,” tutur Faisal.
(KB)
