Koordinator Banten Bersih Sebut Tangsel Masuk Predikat Tertinggi Kasus Korupsi Alkes
0 menit baca
Bantenekspose.com - Koordinator Banten Bersih Gufron
menyebutkan, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memasuki predikat tertinggi kasus
korupsi di Provinsi Banten pada sektor pengadaan alat kesehatan (Alkes), yaitu
sekitar empat kasus.
Setelah itu, disusul kasus korupsi tingkat Provinsi Banten
pada proyek pembangunan rumah sakit dan Puskesmas. Dari kasus tersebut, diduga
kerugian negara mencapai sekitar 112 (seratus dua belas) milyar.
"Sepanjang tahun 2010 sampai dengan 2018. Dari hasil
pemantauan kita mendapatkan angka ada kurang lebih 11 kasus, dengan jumlah 24
tersangka, dengan nilai kerugian sekitar 112 milyar rupiah," kata Gufron
saat diwawancara seusai Diskusi Publik dengan tajuk "Sakitnya Koruptor
Kesehatan", di Aula Kebon Kubil Kota Serang, Kamis (22/11/18).
Gufron menjelaskan, kesehatan adalah kebutuhan mendasar bagi
masyarakat. Mestinya mereka (masyarakat) mendapatkan pelayanan kesehatan yang
memadai (layak). Tetapi, kata dia, karena dana dikorupsi, di mark up dan
penggelobokan harga, sehingga mereka tidak mendapatkan pelayanan yang baik
sebagaimana mestinya.
"Tentu saja, data-data ini sangat penting bagi kami.
Mengingat kesehatan adalah kebutuhan bagi masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Kasubag Keuangan Dinas Kesehatan Banten,
Ismail, pihaknya membantah bahwa APBD Banten yang diperuntukkan dana kesehatan
sama sekali tidak disentuh alias tidak ada penyelewengan anggaran.
"Anggaran APBD tidak tersentuh oleh kita,"
katanya. (emde)
