Gara-gara Curi Motor, Warga Cikiruhwetan Diamankan Polsek Ciruas
0 menit baca
Bantenekspose.com - Tim
Satuan Reskrim Polsek Ciruas berhasil mengamankan pelaku pencurian kendaraan
bermotor hanya butuh waktu kurang dari 3 Jam setelah menerima laporan dari
korban atas nama Novanri Kurnia Pratama (23) warga Perumahan Taman Ciruas
Permai Blok K6, Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Pelaku bernama UP (35), warga Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik,
Kabupaten Pandeglang ditangkap disebuah rumah di Kampung Babakan, Desa
Kaduhaur, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Pandeglang, Senin (12/11/2018), sekitar
pukul 07.00 WIB. Selain Honda CB 150, turut diamankan tujuh mata kunci leter T
serta pisau lipat.
Saat di Konfirmasi awak media Kapolsek Ciruas Kompol.
Priyati Winoto mengatakan, kasus pencurian motor bermula dari laporan korban
Novanri yang melaporkan kehilangan motor Honda CB 150 yang di parkir di teras
rumahnya, Senin (12/11/2018), sekitar pukul 04.20 WIB. Korbanpun memberitahu
jika motor miliknya telah terpasang Global Positioning System (GPS), sistem
teknologi yang membantu posisi keberadaan motor.
“Berbekal informasi dari korban, Tim langsung melacak
keberadaan pelaku dan diketahui motor korban bergerak ke arah Pandeglang,”
ungkap Kapolsek ditemui awak media.
Setelah melakukan pengejaran, Tim Reskrim mengetahui
pergerakan motor buruannya diketahui berhenti di sebuah rumah di Kampung
Babakan. Tanpa membuang waktu, Tim langsung melakukan penyergapan dan berhasil
meringkus satu dari dua tersangka saat mencoba menghidupkan mesin motor yang
telah dimatikan melalui GPS.
“Tersangka UP berhasil ditangkap, sedangkan satu pelaku
lainnya berhasil melarikan diri. Tersangka UP beserta barang bukti langsung
diamankan ke Polsek Ciruas untuk dilakukan penyidikan dan pengembangan,” jelas
Kapolsek.
Dalam pemeriksaan, tersangka UP mengakui aksi pencurian
motor dilakukan sekitar pukul 04.00 WIB. Saat melakukan pencurian motor dibantu
dua rekannya berinisial HI dan TB yang kini masih dalam pengejaran. Tersangka
juga mengaku dirinyalah yang mencuri motor menggunakan kunci T, sedangkan dua
rekannya bertugas mengawasi lingkungan.
“Motor curian ini rencana akan dibawa ke daerah Cikeusik
untuk dijual kepada pembeli. Ini yang kali ke dua saya mencuri motor,”
tuturnya. (STN/Red)
