NEWS

MenPAN RB Apresiasi Kinerja Polda Banten, Teddy: Baiknya Tipe Polda Dinaikan

Bantenekspose.com - Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana pada Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Rini Widiyantini, mengapresiasi hasil kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Banten.

Rini menilai, Polda Banten, telah banyak melakukan perbaikan-perbaikan terhadap pengadaan publik dan tata kelola internalnya.

"Saya melihat, peningkatan Polda itu kan utamanya pengadaan publik, karena kita lagi memberikan reward terhadap inovasi. Saya sudah melihat, cukup banyak upaya-upaya dari Polda Banten untuk melakukan perbaikan-perbaikan," kata Rini kepada awak media, seusai menggelar inovasi pelayanan publik bidang teknologi informasi (IT) dalam rangka studi kelayakan, di Mapolda Banten, Senin (29/10/18).

Ia menuturkan, perbaikan itu tidak hanya kepada masyarakat (eksternal), tetapi juga terhadap sumber daya manusia (internal). "Ke internalnya juga harus menjadi perhatian kita. Saya lihat cukup baik," imbuhnya

Menurut dia, adapun kriteria penilaiannya, pertama kriteria beban kerja, itulah yang menjadi dasar setiap organisasi. Kedua,  perubahan beban kerja, kemudian harus ada strategi, dan harus dilihat sejauh mana upaya yang bersangkutan (Polda Banten) terhadap beban kerjanya, misalkan angka kriminalnya tinggi, atau pelanggaran lalu lintas.

"Jadi tidak hanya data statistik itu, tetapi kita harus lihat bagaimana upaya-upaya dia (Polda Banten) untuk melakukan perbaikan beban kinerja yang dilakukan. Itu salah satu kriteria penilaian pokok. Sedangkan, kriteria penilaian umum, misalkan SDM-nya. Itu salah satunya," jelasnya.

Ia berpesan, mengingat di wilayah hukum Polda Banten ini ada 6 Polres kabupaten/kota, maka pihaknya menginginkan masing-masing Polres memiliki kemampuan yang sama, karena ujung tombaknya ada disana (Polres). Artinya, inovasi ini pun bisa di lakukan di Polres masing-masing.

"Sehingga, di enam polres itu memiliki standar yang sama," pesannya.

Sementara itu, Kapolda Banten, Brigjen Pol Teddy Minahasa Putra mengatakan, kegiatan ini untuk mengkaji tipe Polda Banten dari B menjadi tipe A. Dari pagi, pihaknya sudah menyajikan presentasi kepada tim yang terdiri dari Deputi Kelembagaan dan Tata Laksana MenPAN RB, maupun dari Asistensi Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Polri.

"Saat ini sudah melakukan kelayakan itu. Hasilnya bagaimana, tergantung tus (jenis) yang baru dilakukan beliau (Kemen PAN RB dan Polri) itu standar pengukurannya," kata Teddy.

Dikatakan Teddy, selama ini ada 9 dimensi dan sekitar 48 indikator dari Poleksosbudhamkam (politik, ekonomi, sosial dan budaya, pertahanan, dan keamanan), termasuk aspek keseluruhan bahkan dari kekuatan internal Polda Banten sendiri. "Baik personilnya, sarana dan prasarananya, ancaman beban tugas dan sebagainya," ucapnya.

Kapolda menyarankan, alangkah baiknya tipe Polda Banten ini dinaikan menjadi tipe A. Mengingat, kata dia, dari 9 dimensi dan 48 indikator itu telah memenuhi syarat.

"Kita semua tahu bahwa Banten menjadi salah satu daerah penopang ibu Kota Jakarta," tukasnya. (emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar