20 Persen ADD Tahap 2 Belum Dibangunkan Fisik
0 menit baca
Bantenekspose.com - Kepala Desa Cibodas, Kecamatan Tanara,
Kabupaten Serang, Jenul mengakui jika anggaran Dana Desa (DD) Tahap 2 tahun
2018 senilai 20% belum terbangunkan fisik sama sekali.
Menurutnya terkendalanya pembangunan fisik di Desa Cibodas,
akibat uang pencarian 20% Dana Desa (DD) TA. 2018, uang pencairannya dibawa
lari oleh kontraktor (IP) beserta Surat Perintah Kerja (SPK) yang telah dibuatnya.
“Benar, kami belum lakukan pembagunan fisik di tahap 2 ini. Uang pencairan
20% DD 2018 dibawa kabur oleh kontraktor (Ibu IP), bahkan surat SPK juga
dibawanya,” terang Jenul pada wartawan.
Sementara itu, kontraktor (IP) saat dikonfirmasi melalui
pesan singkat WhatsApp mengatakan, justru Kepala Desa Cibodaslah yang masih
banyak kekurangan pembayaran kepada dirinya.
“Justru Lurah Cibodas masih punya kekurangan dana yang harus
dibayarkan ke saya. Kalo saya bongkar semua yang malu lurah Cibodas. Lagi pula
pihak inspektorat juga sudah tahu soal ini,” ujarnya, seperti dilansir
SerangTimur.Net (16/10/18).
Lebih lajut IP menjelaskan, jika Kepala Desa Cibodas juga
telah menerima komisi, bahkan pajak dan urusan pribadinya pihaknya yang
menanggung. Serta kepala Desa Tanara juga ikut ambil bagian meminta uang 5
juta.
“Pak Lurah telah terima komisi dari saya, bahkan pajak sampe
keurusan pribadinya saya juga yang beresin. Untuk pengerjaan 2017 juga saya
beresin, kalo tidak saya urusin mana bisa keluar DD Tahun 2018. Termasuk Kepala
Desa Tanara juga ikut membohongi saya dengan meminta uang 5 juta,” jelasnya. (STN/Red)
