18 Tahun Banten, Pembinaan Potensi Pemuda KNPI Harus Maksimal
0 menit baca

Bantenekspose.com – Delapan belas tahun sudah Banten menjadi
provinsi. Beberapa capaian pembangunan tentunya harus disyukuri. Namun, masih
banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus terus dikerjakan untuk mencapai
cita-cita pembentukan Provinsi Banten itu sendiri.
Demikian dikemukakan Ketua DPD KNPI BantenM Ali Hanfiah,
melalui rilis yang diterima Bantenekspose.com pagi ini,Jum’at (05/10).
Salah satu PR, dari sekian PR yang masih harus dikerjakan, kata
Ali, diantaranya maksimalisasi pembangunan kepmudaan,khususny yang tergabung
dalam organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dan terhimpun dalam wadah Komite
Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Tentunya, diluar KNPI banyak potensi pemuda
yang terhimpun dalam organisasi-organisasi bersifat regional maupun lokal.
“Pengembangan dan pembinaan kepemudaan KNPI harus menjadi sebuah
renungan, dan harus menjadi tekad para pegambil kebijakan di Provinsi Banten,”
ujar Ali
Dikatakan Ali, KNPI merupakan wadah berhimpunnya OKP dan bersifat nasional. KNPI merupakan asset bangsa yang harus terus dikembangkan dan diberdayakan. Sebuah keniscayaan, bila Pemerintah Provinsi Banten memaksimalkan pembangunan pemuda KNPI, dengan tidak meninggalkan organisasi pemuda yang berskala regional maupun lokal.
“Saya kira,sebuah
keharusan di usia 18 Tahun Provinsi Banten, ada itikad baik dari kalangan
pengambil kebijakan di legislatif dan eksekutif Provinsi Banten, untuk kembali
konsen dalam pembinaan kepemudaan,” kata pria, yang pernah mengenyam pendidikan
di Akademi Maritim Cirebon.
Menyoal dinamika yang berkembang, utamanya soal isu dualisme KNPI,
Ali mengatakan, sebetulnya tidak ada dualisme. Kenapa, karena dari awal dirinya
menjabat Ketua KNPI Banten merupakan turunan dari DPP KNPI yang diketahui Fahd
A Rafiq.
“Kalaupun ada KNPI lain, itu bukan urusan kami. DPD KNPI
Banten yang saya pimpin merupakan kepanjangan dari DPP yang sah secara hukum,”
katanya.
Makanya, lanjut Ali, tidak alasan sebetulnya bagi Pemprov
Banten untuk melakukan perbedaan dalam pelayanan pembangunan kepemudaan.
Ali juga mengatakan, bila tidak ada perubahan Oktober ini
bakal digelar kongres Pemuda KNPI di Aceh. Ini merupakan langkah positif dalam mengakhiri,,
dikotomi KNPI di negeri ini. “Mudah-mudahan hasil kongres Aceh nanti, menjadi
acuan bersama dalam membangun potensi pemuda,khususnya di Provinsi Banten,”
pungkasnya. (red)