Tabung 3 Kilo di Malingping, Sudah Mahal Langka Pula
0 menit baca
Bantenekspose.com - Di wilayah Kecamatan Malingping, beberapa hari
ini, keberadaan tabung gas bersubsidi 3
kilogram saat ini sangat sulit ditemukan. Selain langka harganya pun mahal.
Dijah, salah satu warga kampung Pagenggang Desa Sumberwaras
Kecamatan Malingping saat bertemu wartawan di salah satu warung tempat eceran
gas 3 kg pada Rabu (12/09). Ia mengaku sudah keliling dari beberapa warung
untuk mencari tabung gas 3 kg tapi semuanya kosong
"Beruntung tadi ada di salah satu warung kecil yang
lumayan cukup jauh ada, walaupun harganya mahal, tetap membelinya karena untuk
kebutuhan memasak," akunya.
"Biasanya beli di warung kecil dengan harga Rp25 ribu. Tapi
saat ini karena keberadaannya langka, maka
harus berani membeli tabung gas bersubsidi 3 kilogram tersebut, dengan angka
Rp28 ribu rupiah,"tambahnya
Sementara itu, saat ditemui wartawan, Iskak, salah satu pemilik pangkalan "Sae
Amanah" yang berlokasi di Kampung Bolang Desa Bolang Kecamatan Malingping,
membenarkan kelangkaan gas subsidi 3 kg di Kecamatan Malingping.
“Penyebabnya karena pembengkakan pemakaian tabung gas
tersebut di lapangan. Apalagi sekarang ini untuk di wilayah selatan, diramaikan
dengan acara seremonial hajatan. Itu juga menjadi pemicu kelangkaan, karena
penyebab pemakaian membengkak sehingga keberadaan tabung menjadi langka,” kata
Iskak.
Selain itu, Iskak menilai, bahwa kurangnya kesadaran ASN juga
menjadi pemicu karena untuk di wilayah Kecamatan Malingping masih banyak ASN
yang menggunakan tabung gas ukuran 3 kg.
"Saat ini pengiriman dari agen sendiri ke pangkalan normal saja,
semnetara kebutuhan masyarakat membengkak. Saya berharap, pemerintah menambah
kuota pasokan pengiriman ke selatan, karena kebutuhan masyarakat selatan
terhadap tabung gas 3kg sangat tinggi,” pungkasnya.
