Solar Langka, 120 Pengusaha Malingping Akan Ambil Sikap
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Sejumlah Pengusaha yang tergabung
dalam Himpunan Pengusaha Cilangkahan (HIPENCI) keluhkan kelangkaan bahan bakar solar,
yang sudah terjadi selama lima hari di Lebak Selatan. Karuan saja, kelangkaan
mulai berdampak ke segala sektor usaha, terutama yang bergerak dalam bidang transportasi
dan produksi.
Ketua HIPENCI H. Didin, ketika ditemui wartawan membenarkan
kelangkaan bahan bakar solar. Menurutnya, dampak ke para pengusaha sangat besar,
terutama sektor transportasi.
"Transportasi kami sudah beberapa hari ini tidak
berjalan. Itu dampaknya bukan ke kami saja, akan tetapi mata pencaharian
masyarakat seperti supir. Belum lagi usaha kecil dan home industry, seperti
penggilingan padi, gesekan kayu, pabrik kecil dan sebagainya,” kata Didin.
Dikatakan Didin, dalam waktu dekat sekitar 120 pengusaha akan berkumpul, untuk menyikapi
kelangkaan solar. Selain Pertamina, kami juga minta kepada Pemerintah Daerah
untuk mencari Solusi,” tambahnya.
Sementara itu, H. Agus,
Salah satu Pengusaha asal Wanasalam, membenarkan terjadinya kelangkaan
solar, dan dampaknya terhadap usaha miliknya sudah terasa.
"Bagaimana itu bisa terjadi langka solar. Hal tersebut,
sangat berpengaruh terhadap usaha kami. Saya pastikan, jika berdampak kepada
usaha atau pengusaha, maka otomatis berdampak ke masyarakat kecil yang bekerja
pada usaha tersebut,” ucap Agus.
Ditempat terpisah, Bucek, salah Pegiat Sosial
Kemasyarakatan, mengatakan, seharusnya kelangkaan solar tidak terjadi jika
solar digunakan sesuai peruntukannya. "Kelangkaan Solar seharusnya tidak
terjadi jika sesuai peruntukannya, hal tersebut diatur dalam Perpres No 191
Tahun 2014, BBM jenis solar termasuk barang bersubsidi dan penggunaannya ada
aturannya,” katanya.
Dirinya menegaskan agar Pertamina dan BPH Migas aktif dalam
hal pengawasan. "Dari isu yang kami amati, nanti akan ada pengalihan dari
Solar subsidi menjadi Solar Dex oleh Pemerintah. Tetapi bukan berarti harus
terjadi kelangkaan,” kata Bucek
Kontributor : Usep
