PMR Memupuk Kepekaan dan Kepedulian
0 menit baca
Bantenekspose.com -
Keharmonisan dan kepekaan sosial semestinya sudah tertanam sejak dini. Sekolah
sebagai pusat rekayasa sosial menjadi tumpuan masyarakat untuk mewujudkannya.
Berangkat dari itulah SMA Negeri 13 Kabupaten Tangerang
melakukan berbagai cara pendidikan dan pelatihan, dalam upaya melahirkan
generasi yang berkualitas dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan mengoptimalkan
program akademik dan maupun non akademik melalui kegiatan ekstrakurikuler
palang merah remaja (PMR) semakin terbangun
semangat peduli untuk membantu sesama.
"Ekstrakurikuler palang merah remaja bertujuan memupuk
kepekaan, membangun kepedulian," ujar Kepala SMAN 13 Kabupaten Tangerang, Endang
Suparman.
Dijelaskan Endang, peserta didik sejak dini dibiasakan untuk
peduli kepada orang lain yang memerlukan bantuan tanpa melihat berbagai
perbedaan dan latar belakang kehidupan. "Intinya berbuat baiklah dengan
penuh keikhlasan,tanpa pamrih," tegasnya.
Sementara, Pembina PMR SMAN 13 Kabupaten Tangerang Soeharja,
mengatakan implementasi kegiatan ekstrakurikuler itu, dibuktikan dengan aksi
donor darah yang rutin dilaksanakan bekerja sama dengan PMI Kabupaten
Tangerang.
"Pendonornya semua jajaran sekolah,inilah gaya hidup
milenial SMA 13," kata Soeharja,Pembina PMR.
Antusiasme peserta didik dan dewan guru, diungkapkan
Soeharja, setiap aksi donor dilaksanakan semakin banyak pesertanya. Itu
menunjukkan tingkat kesadaran berperan aktif membantu sesama, tentunya tetap
mengikuti persyaratan dan ketentuan donor. Memang ada calon pendonor yang
kecewa, diakui Soeharja, ketika belum memenuhi persyaratan.
"Target akhir adalah donor darah menjadi budaya bagi
seluruh masyarakat," tegas pria penerima penghargaan Satya Lencana
Kebaktian Sosial Tahun 2013 untuk pendonor darah 100 kali.
Penulis: Rudiat
Penulis: Rudiat

