Pelayanan Air Bersih PDAM TB di Keluhkan Pelanggan
0 menit baca
Bantenekspose.com - Warga RT05/05 dan RT02/13 Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, mengeluhkan pelayanan air bersih . Bagaimana tidak sejak satu bulan terakhir suplai air bersih dari pipa PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang yang biasa mengalir ke rumahnya, kini terhenti.
Para pelanggan yang berada di wilayah itu mengeluhkan pelayanan PDAM TB yang dianggap kurang maksimal, karena selain menggangu aktivitas sehari – hari, warga juga merasa dirugikan akibat terputusnya suplai air bersih tersebut.
Uthi (30) misalnya, pelanggan PDAM TB ini menuturkan sejak satu bulan lalu, saluran air bersih di rumahnya terhenti, terutama di jam-jam tertentu. Kondisi itu kata dia, sangat menggangu aktivitasnya sehari-hari.
“Ya, airnya suka tidak keluar. Aktivitas saya jadi terganggu. Mau nyuci, mandi, solat jadi susah. Kami kecewa sebagai pelanggan, karena setiap bulan kita bayar tapi kok pelayanannya begini,” Minggu (9/9) pagi.
Selain mengganggu aktivitas, sebagai pelanggan dirinya juga merasa dirugikan karena harus mengeluarkan kocek untuk membuat pompa air.
“Cape kalau tiap hari harus nampung air PDAM. Ya, terpaksa keluarga bikin pompa air, ngebor air tanah, nambah biaya lagi,” katanya
Sementara itu, pihak PDAM TB Kota Tangerang yang telah mendapat laporan soal kondisi tersendatnya suplai air bersih di wilayah tersebut beberapa waktu lalu, belum bisa menjelaskan secara rinci penyebab dan kendalanya. (fwt/dam).
Para pelanggan yang berada di wilayah itu mengeluhkan pelayanan PDAM TB yang dianggap kurang maksimal, karena selain menggangu aktivitas sehari – hari, warga juga merasa dirugikan akibat terputusnya suplai air bersih tersebut.
Uthi (30) misalnya, pelanggan PDAM TB ini menuturkan sejak satu bulan lalu, saluran air bersih di rumahnya terhenti, terutama di jam-jam tertentu. Kondisi itu kata dia, sangat menggangu aktivitasnya sehari-hari.
“Ya, airnya suka tidak keluar. Aktivitas saya jadi terganggu. Mau nyuci, mandi, solat jadi susah. Kami kecewa sebagai pelanggan, karena setiap bulan kita bayar tapi kok pelayanannya begini,” Minggu (9/9) pagi.
Selain mengganggu aktivitas, sebagai pelanggan dirinya juga merasa dirugikan karena harus mengeluarkan kocek untuk membuat pompa air.
“Cape kalau tiap hari harus nampung air PDAM. Ya, terpaksa keluarga bikin pompa air, ngebor air tanah, nambah biaya lagi,” katanya
Sementara itu, pihak PDAM TB Kota Tangerang yang telah mendapat laporan soal kondisi tersendatnya suplai air bersih di wilayah tersebut beberapa waktu lalu, belum bisa menjelaskan secara rinci penyebab dan kendalanya. (fwt/dam).
