Pagi Tadi Rupiah di Level 14.800
0 menit baca
Bantenekspose.com - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika
Serikat (AS) Jumat (7/9) pagi berada di level Rp 14.880. Angka tersebut
tercatat stabil sepanjang hari ini.
Meski demikian, dolar AS diperkirakan masih akan terus bergerak agresif
seiring makin dekatnya kebijakan kenaikan suku bunga acuan the Fed.
aktor lainnya yang membuat rupiah melemah di antaranya sentimen perang
dagang AS dan China, hingga perang suku bunga imbas dari krisis di Turki dan
Argentina.
Sementara dari dalam negeri, defisit transaksi berjalan (current account
deficit/CAD) menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk menjaga penguatan dolar
tak berdampak ke masyarakat.
Adapun pada pembukaan perdagangan jelang akhir pekan Indeks Harga Saham
Gabungan (IHSG) menguat. Pasar saham Indonesia melesat 11 poin atau 0,19% ke
level 5.787,12.
Pagi ini tercatat 97 saham menguat, 25 saham melemah, dan 86 saham
stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp51,97 miliar dari 35,02 juta saham
diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 1,36 poin atau 0,1% menjadi 911,04, indeks Jakarta
Islamic Index (JII) naik 1,44 poin atau 0,2% ke 623,29, indeks IDX30 naik 1,18
poin atau 0,2% ke 498,28 dan indeks MNC36 naik 0,57 poin atau 0,2% ke 324,86.
Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak menguat dengan sektor aneka
industri memimpin penguatan hingga 0,9%. Sementara itu sektor industri dasar
melemah 0,6%.
(SM/red)
