Jembatan Diperbaiki, Akses Jalan Ditutup Selama Tiga Bulan
0 menit baca
Bantenekspose.com - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
(DPUPR) Kota Tangerang melaksanakan pekerjaan peninggian jembatan Galeong,
Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci. Peninggian Jembatan dikerjakan dimulai
tanggal 9 September hingga 3 Desember akan ditutup.
Pantauan BantenEkspose di lapangan, sejumlah surat
himbauan berikut spanduk telah dipasang di sejumlah jalan agar masyarakat
mengetahui bahwa akan terjadi penutuan jalan selama tiga bulan. Mereka juga
sudah menurunkan petugas DPUPR ke lokasi tersebut sambil membeitahu kepada
pengendara yang melintas.
”Di lokasi jembatan
seminggu lalu sudah kami sebar spanduk agar masyarakat tidak melintasi jembatan
tersebut,” ujar Kepala DPUPR Nana Trisyana diruang kerjanya, Jumat (7/9), kemarin.
Nana mengatakan, penutupan jalan tersebut merupakan solusi
yang baik agar jalanya pembangunan peninggian Jembatan Galeong terlakasana.
Karena kalau tidak ditutup jalan tersebut akan menganggu pekerjaan jembatan
tersebut.
”Kami akan tutup
jalan tersebut selama tiga bulan,” terangnya.
Penutupan jalan tersebut kata dia, pihaknya sudah
koordoinasi dengan Polres Metro Tangerang Kota, Dinas Perhubungan, dan Satuan
Polisi Pamong Praja. Mereka sudah menerima dan siap memabntu mengawal arus
lalulintas.
”Suratnya sudah kami
kirim ke aparat kepolisian agar membantu jalanya proses pembangunan,” katanya.
Kondisi Jembatan Galeong lanjut dia, jika dilihat dari data
di DPUPR jembatan galeong dibangun sejak tahun 1980 an. Sehingga sudah tidak
layak lagi di lintasi oleh kendaraan baik roda dua, dan empat.
”Jembatan Galeong
kondisinya sudah tua sehingga kami harus membangun jembatan yang baru,”
katanya.
Terpisah, Plt Kabid Bina Marga, DPUPR Kota Tangerang Iksan
menuturkan, tahun ini baru kita respon keluhan masyarakat Galeong soal rumah
mereka yang kerap kebanjiran. Mereka mengusulkan Jembatan Galeong dilakukan
peninggian sehingga rumah warga tidak menjadi langganan banjir.
”Setelah kami cek ke lokasi rumah warga ada dataran rendah.
Sedangkan kondisi jembatan ada di atas wajar saja kalau banjir,” terangnya.
Solusianya kata dia, pada tahun ini DPUPR akan memperbaiki
jembatan galeong tersebut menjadi satu meter. Sehingga tidak ada lagi warga
yang mengalami kebanjiran.
”Mudah-mudahan setelah kami bangun air lancar tidak
membanjiri rumah warga,” pungkasnya. (dam).
