Ittifaqul Ulama, Dukung Jokowi - Ma’ruf Amin
0 menit baca
Bantenekspose.com - Pertanyaan publik, berkait kemana arah akhir
Ijtima Ulama II dalam Pemilihan Presiden 2019, yang dibentengi Gerakan Nasional Penyelamat Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) terjawab sudah. Seperti yang disampaikan Ketua
Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama,Yusuf Muhammad Martak,
setelah melalui diskusi panjang dan mendengar masukan dari berbagai tokoh
ulama, termasuk Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, Ijtima Ulama II sepakat
mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, dalam Pilpres 2019
mendatang.Dalam konferensi pers usai Ijtima Ulama II, di Jakarta, Minggu, 16 September 2018, Yusuf mengemukakan alasan yang membuat ulama mendukung Prabowo-Sandi, yakni karena mereka berdua mau menandatangani Pakta Integritas yang telah dibuat oleh para ulama.
Lantas bagaimana dengan pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin? Tidak kah didukung ulama? Ternyata, Majelis Silaturrahim Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia (MSKP3I) mendeklarasikan dukungan untuk ulama dalam pemilihan presiden 2019.
Deklarasi yang disebut Ittifaqul Ulama itu diikuti 500 kiai mewakili ulama di seluruh Indonesia. Pengasuh pondok pesantren Asshiddiqiyah, KH Noer Muhammad Iskandar mengatakan, kiai dan pengasuh pesantren sepakat untuk mendukung pasangan Jokowi – KH Maruf Amin.
"Dengan memohon ridha Allah, para kiai mendukung KH
Ma'ruf Amin untuk menjadi wakil presiden Republik Indonesia," kata KH
Noer Muhammad Iskandar, pengasuh Pondok Pesantren Assiddiqiyah, Kedoya, Jakarta
Barat, seperti dilansir Republika.co.id, Sabtu (15/9).
Apa alasan mendasar MSKP3I mendukung Jokowi-KH Maruf Amin? Setidaknya ini yang dikemukakan Kiai Noer Iskandar:Pertama, para kiai merasa bangga ada ulama yang akan menjadi pemimpin nasional.Kedua, mendukung dan memperjuangkan kiai atau ulama untuk menjadi pimpinan nasional sebagai bagian dari dakwah.Ketiga, para ulama akan tenang dan nyaman berdakwah apabila pimpinan negeri adalah seorang kiai
"Kami adalah bagian dari para kiai dan ulama tersebut.
Ulama itu KH Ma'ruf Amin. Jika kiai Ma'ruf terpilih, rais aam Pengurus Besar
Nahdlatul Ulama (PBNU) itu pasti tahu langkah yang diperlukan untuk berjuang
memperbaiki akidah umat dan bangsa. Jadi adalah wajib hukumnya kita para kiai
atau ulama mendukung kiai untuk menjadi pemimpin nasional," ujar Kiai
Noer.
Sementara itu, KH Abuya Muhtadi Dimyathy meminta seluruh ulama yang hadir
agar sama-sama menjalankan hasil Ittifaqul Ulama serta mendoakan KH Ma'ruf
Amin. Menurut dia, dukungan terhadap ulama sesuai dengan hati nurani serta
memudahkan dalam menjalankan misi dakwah.
"Kepada ulama jangan diubah. Saya punya saudara namanya Kiai Ma'ruf
Amin yang dipilih Pak Jokowi untuk mendampinginya agar para ulama bisa memilih
kiai Ma'ruf," ujarnya. (***/red)