NEWS

Dewan Pendidikan Banten Sesalkan Hukuman Jemur Siswa SMKN

Bantenekspose.com – Dewan Pendidikan Banten, Hj Eny Suhaeni M.Pd, menyesalkan terjadinya hukuman fisik terhadap siswa SMKN 1 Pulo Ampel Kabupaten Serang, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, penegakkan aturan tidak mesti harus dengan cara kekerasan fisik. Mendidik itu perlu mengdepankan metode yang bisa menumbuhkan semangat bagi peserta didik untuk berubah.

“Apa yang dihasilkan dari sanksi penjemuran siswa tersebut? Tidak ada,” ujar Eny, yang kini mengajar di Universita Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Dikabarkan, akibat siswa tidak disiplin berbaris sesuai dengan kelasnya, disanksi berjemur di pansa matahari selama kurang lebih 4 jam. Menurut informasi dari guru setempat, yang memohon namanya dirahasikan, yang menyanksi jemur siswa tersebut tak lain adalah Kepala SMKN 1 Pulo Ampel

“Padahal menurut saya, siswa tersebut tidak ada pelanggaran fatal, hingga harus dijemur selama 4 jam, dari jam 8 - 12 siang dengan telanjang dada,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua lembaga Perlindungan anak ( LPA) Provinsi Banten H. Wahyudi, SH, MH yang juga pengacara muda ini, menyayangkan aksi Kepala Sekolah SMKN puloampel tersebut.

“Dinas Pendidikan harus memberikan teguran keras. Karena itu mengenyampingkan aspek psikologis siswa. Pendidikan harus memanusiakan, agar outputnya menjadi lulusan yang baik. Selain itu hak-hak anak juga harus terlindungi,” ujanrya. (red)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar