Masjid Al - Muhajirin VTE Sembelih 36 Ekor Sapi dan 78 Ekor Kambing
0 menit baca
Bantenekspose.com - Hari Raya Idul Adha merupakan momen penting tahunan untuk
saling berbagi daging qurban yang biasa di lakukan oleh umat muslim di seluruh
dunia. sama hal nya yang di lakukan oleh jamaah
Masjid Al - Muhajirin Villa Tangerang Elok (Vte) Desa Gelam Jaya, Kecamatan
Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Pada Idul Adha kali ini Masjid yang makmur dengan jamaah itu
menyembelih hewan kurban sebanyak 36 ekor sapi dan 78 ekor kambing. Daging kurban tersebut di distribusikan
kepada warga sekitar, baik warga yang berada di Perumahan maupun warga yang
tinggal di luar perumahan.
"Alhamdulillah dari tahun ke tahun Warga Tangerang
Elok, Pesona Kuta Jaya dan Kuta Bumi 3 antusias berkurban, artinya kepercayaan
warga terhadap DKM semakin tinggi, hal itu di buktikan dengan jumlah hewan
qurban yang terus meningkat," terang Ust Tugiman AD Ketua DKM Masjid Al
Muhajirin usai kegiatan, Rabu (22/8).
Penyembelihan hewan qurban di mulai sejak pukul 9.00 pagi hingga petang, Ust. Tugiman Menjelaskan, kegiatan pemotongan hewan qurban melibat kan warga (Jamaah) sekitar yang di bentuk 200 anggota panitia. Sapi yang di qurban rata memiliki bobot berat 500 kg, selain itu Panitia juga mendistribusikan sebanyak 8000 kantong daging qurban.
"Warga kompak tanpa memandang jabatan, mengenai Pendistribusian
kalau untuk warga perumahan sebelumnya di data oleh RT/RW, nah penyebaran kupon
untuk warga di luar perumahan itu di lakukan sejak malam takbiran, hal itu di
lakukan untuk antisipasi membludaknya para penerima manfaat, ada juga yang tidak membawa kupon mereka datang ke Masjid itupun
kita berikan," tambahnya.
Sementara itu Ketua Badan Musyawarah (Bamus) Masjid Al -
Muhajirin Ir.H. Djarisman mengungkapkan, untuk menyatukan kekompakan masyarakat
tentunya di mulai dari bawah, baik dari tingkat RT, melalui Mushola - Mushola, dengan mengadakan
pengajian keliling baik mingguan maupun pengajian bulanan.
"Dalam hal ini tentu ukuhuah kita perkuat, jangan
sampai masyarakat di luar muslim melihat kita kok engga bersatu, jadi kita
berupaya dengan mengadakan pertemuan - pertemuan, baik di Mushola maupun di
forum - forum yang ada di Masjid Jami Al- Muhajirin yang di dukung oleh warga
semua," paparnya.
Menurutnya, Warga juga antusias mengadakan pengajian keliling setiap bulan
secara bergilir, inti nya Kata Dia,
kekompakan itu di mulai ada terobosan baik dari para Pengurus Masjid, pengurus
Mushola, serta pengurus RW dan RT.
