Mahasiswa UIN Banten Terbitkan Buku "Rindu Pulang"
0 menit baca
Bantenekspose.com
- Mahasiswa tingkat akhir sudah barang tentu disibukkan dengan berbagai tugas,
seperti magang, Kuliah Kerja Nyata (KKN), PPL dan skripsi, yang banyak menguras
tenaga, pikiran dan waktu (time).
Berbeda
dari yang lain, seorang gadis muda yang tercatat sebagai mahasiswi tingkat
akhir di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten
ini, berhasil menerbitkan sebuah buku di tengah-tengah kesibukan menyelesaikan
tugas akhir studinya, demi meraih gelar sarjana (S1).
Gadis
itu, sebut saja Neng Fauziyah Puji. Ia berhasil menyelesaikan sebuah buku
kumpulan cerita pendek (cerpen) dalam waktu 60 hari. Buku tersebut diterbikan
oleh Akhtar Media, Bandung. Dalam buku itu berisi kumpulan tentang keluarga,
judulnya “Rindu Pulang”.
Dikatakan
salah satu karyawan Akhtar Media, Laelatun Nasroh, ada 13 judul cerita pendek
dalam buku Rindu Pulang. "Buku ini benar-benar mengajarkan kita bahwa
serumit apa pun masalah, akan selalu ada jalan pulang," kata Laelatun
Nasroh, Jum'at (10/8/18).
Sementara,
penulis buku cerpen yang berjudul rindu pulang itu menjelaskan, kuncinya adalah
konsisten, dan keinginan kuat buat menjadikan buku. Selama dua bulan itu,
dirinya beruapaya upload tulisan via aplikasi wattpad dan tergabung dalam grup menulis yang memberi
kritik dan saran saat upload cerita.
"Aku
buat cerita saat weekend, jadi sama sekali tidak mengganggu kewajiban sebagai
mahasiswa, aku sendiri ingin wisuda tepat waktu. Disamping menjalankan hobiku
menulis dan keinginan kuat untuk menerbitkan buku,” ucap wanita kelahiran 1997
di Kota Santri Sejuta Ulama (Pandeglang) itu, kepada bantenekspose.com melalui
pesan tertulisnya.
Selain
itu, salah satu pembaca buku cerpen Rindu Pulang, Deviyanti mengungkapkan,
banyak komentar masuk saat cerita ini diunggah. Kemudian, bapnyak air mata
jatuh saat membaca cerita ini. "Saya yakin tidak hanya saya yang terbawa
cerita. Feel dari cerita yang ditulis F Pujii juara,” ujar Deviyanti.
Senada
diungkapkan editor, buku Rindu Pulang ini tidak hanya mengajarkan seorang anak harus
berbakti, tapi juga sebaliknya, orang tua harus memahami anak di luar rasa
egonya. "Cinta, konflik, kesepian, kasih sayang, semua beradu menjadi satu
dalam balutan kisah yang menyentuh hati," ungkap Aleetta. (Emde)
