Dewan Pendidikan Tuding Komisi V DPRD Hambat Program Pendidikan Gratis
0 menit baca
Bantenekspose.com- Persoalan dunia pendidikan di Banten, kembali
jadi sorotan publik. Setelah booming persoalan PPDB Online yang disorot banyak
masalah, kini kembali menjadi polemik antara legislative dan eksekutif.
Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Banten, Dadang Setiawan
menyatakan pihaknya mendukung penuh program Gubernur Banten Wahidin Halim
mengenai pendidikan gratis.
Menurut Dadang pernyataan
Fitron selaku Ketua Komisi V DPRD Banten kepada media sangat pesimis dan dapat
menghambat progran pendidikan gratis.
“Pernyataan Komisi V DPRD Banten (Fitron – red) terkait
penolakannya terhadap pendidikan gratis adalah bentuk sikap pesimistis” Ujar
Dadang Setiwan, saat menggelar diskusi terbatas dengan pengurus Dewan
Pendidikan Banten di Tangerang. Rabu, (1/8/2018).
“Pak Wahidin Halim (Gubernur Banten-red) sudah pernah
melaksanakan program ini di Kota Tangerang dan itu berhasil. Seharus nya kita
dukung ketika beliau memindahkan program ini ke provinsi. Dia justru
menghambat, seharusnya di kaji ulang yang dibicarakan sesuai data,” ujar tambah
Dadang.
Menurut Dadang bahwa Dewan Pendidikan Banten menyatakan pihaknya
meyakini bahwa APBD provinsi cukup untuk mengcover dana pendidikan SMAN/SMKN se
provinsi Banten.
“APBD cukup pasti. Kita ini hanya perlu menganalisis kebutuhan
sekolah, dari yang telah diberikan pak gubernur apa yang kurang? Dan itu akan
kami terus lakukan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa yang menjadi kekurangan saat ini terletak
pada pihak SMKN.
“SMKN kebutuhan nya lebih
banyak dari SMAN, karena ada keperluan praktikum untuk kejuruan. Kami masih
terus analisis dan bekerjasama untuk mengkalkulasi dengan Dinas Pandidikan dan
Kebudayaan serta Bappeda Provinsi Banten. Mengenai ekstra kulikuler yang tidak
berjalan, yang mana? Menurut saya tidak benar itu apa yang dikatakan Fitron
(Ketua Komisi V – red),” imbuhnya.
Dewan Pendidikan Banten mengajak semua lapisan untuk optimis
mendukung program Gubernur mengenai pendidikan gratis.
