NEWS

Kinerja Pemkot Serang Kurang Maksimal, Sulhi: Kurangnya Koordinasi

Bantenekspose.com - Kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, dinilai kurang maksimal (buruk) pada priode 2014-2018. Pasalnya, hal ini disebabkan kurangnya koordinasi.

Seperti dikatakan Sulhi Chair, kurangnya maksimal kinerja Pemkot disebabkan kurangnya koordinasi struktural (antar OPD dan Pemkot), dan dalam koordinasinya pun ada yang bersifat administrasi. Kemudian, masih adanya tumpang tindih.

"Nah, yang tumpang tindih itu perlu diperbaiki, jangan sampai tumpang tindih itu menjadi temuan, yah kita akui lah" kata Wakil Walikota Serang itu, seusai acara rapat paripurna istimewa dalam penyampaian catatan dan rekomendasi DPRD Kota Serang terhadap LKPJ AMJ Walikota Serang akhir masa jabatan tahun 2014-2018  di ruang rapat paripurna DPRD Kota Serang, Rabu (8/8/18).

Sulhi menyarankan, kedepan perlu adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) atau KIS (koordinasi, integrasi dan sinkronisasi). "Ini harus ditunjang melalui diklat-diklat," ucap dia.

Sulhi menjelaskan, diklat (pendidikan kilat) itu untuk mempelajari bagaimana koordinasi yang baik. Menurutnya, koordinasi itu bukan berarti mengalah, tapi bagaimana menghubungi guna mensinkronkan tugas-tugas dengan OPD yang lain.

"Kadang - kadang ego sektoralnya ini yang harus dihilangkan, harus responsif. Bukan berarti saya kalah gitu, kemudian akhirnya bertahan, nggak mau berkomunikasi gitu. Ini memang perlu penyebaran kepada OPD," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD I, Bambang Janoko mengatakan, yang telah menjadi catatan dan disampaikan melalui rapat paripurna itu tinggal kedepannya diperbaiki saja.

"Jadi kedepan apa yang menjadi catatan dan disarankan lembaga DPRD itu yang harus diperbaikidan dijalankan. Itu saja sih intinya," singkatnya.
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar