Sering Putar Balik di Perlintasan Kereta Api, Heru: Butuh Kesadaran Masyarakat
0 menit baca
Bantenekspose.com - Sejak dilakukan penutupan arah putar balik (u-turn) di Jl. Jendral Soedirman, tepatnya di depan Kantor Dinas Pertanian dan di depan Dealer Mitsubishi. Namun, pengguna roda dua dan roda empat kerap puter arah di sela-sela perlintasan kereta api di Penancangan, Kota Serang.
Menanggapi perihal tersebut, Kabid Dalops Dishub Kota Serang, Herunajaya mengungkapkan, putar balik diperlintasan kereta api itu membahayakan pengguna bermotor, maka dalam hal ini dibutuhkan kesadaran dalam berkendara oleh para pengguna jalan (masyarakat).
“Tugas kita memasang rambu lalulintas, kalau dilanggar itu ranahnya kepolisian, karena sudah masuk kategori pelanggaran,” ungkap Heru, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (19/7/18).
Heru menjelaskan, penutupan u-turn di dua titik merupakan pengentasan kemacetan di Kota Serang. “Sengaja ditutup, tujuannya untuk mengurangi kemacetan,” jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya sangat menyayangkan atas tindakan nekat yang dilakukan masyarakat. Kata dia, Pemkot Serang sudah membuat beberapa u-turn dibeberapa titik.
“Puter arah di sela-sela rel kereta kan membahayakan diri sendiri, kalau tertabrak kereta, siapa yang rugi. Kita kan udah menyediakan u-turn dikemang dan didepan kampus UIN,” tukasnya. (emde)
Menanggapi perihal tersebut, Kabid Dalops Dishub Kota Serang, Herunajaya mengungkapkan, putar balik diperlintasan kereta api itu membahayakan pengguna bermotor, maka dalam hal ini dibutuhkan kesadaran dalam berkendara oleh para pengguna jalan (masyarakat).
“Tugas kita memasang rambu lalulintas, kalau dilanggar itu ranahnya kepolisian, karena sudah masuk kategori pelanggaran,” ungkap Heru, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (19/7/18).
Heru menjelaskan, penutupan u-turn di dua titik merupakan pengentasan kemacetan di Kota Serang. “Sengaja ditutup, tujuannya untuk mengurangi kemacetan,” jelasnya.
Kendati demikian, pihaknya sangat menyayangkan atas tindakan nekat yang dilakukan masyarakat. Kata dia, Pemkot Serang sudah membuat beberapa u-turn dibeberapa titik.
“Puter arah di sela-sela rel kereta kan membahayakan diri sendiri, kalau tertabrak kereta, siapa yang rugi. Kita kan udah menyediakan u-turn dikemang dan didepan kampus UIN,” tukasnya. (emde)

