Asep Rizal: PMII Lebak Harus Kedepankan Nilai-nilai Aswaja
0 menit baca
Bantenekpose.com - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lebak tahun ini harus lebih meningkatkan kreatifitas serta menjujung tinggi nilai-nilai Ahlusunah Waljama'ah (Aswaja) khususnya di Kabupaten Lebak, dan umumnya di Nusantara.
Demikian diungkapkan Ketua Cabang PMII Lebak, Asep Rizal Murtadho dalam sambutannya pada kegiatan pelantikan PC PMII Lebak masa khidmat 2018-2019, di Gedung DPRD Kabupaten Lebak, Ahad (10/6/18).
"PMII hari ini harus multifungsi dan mengedepankan nilai-nilai Aswaja disetiap Komisariat dan Rayon se-kabupaten Lebak", kata dia.
Selanjutnya, pria yang berasal dari kampus Setiabudhi itu menegaskan, bahwa AD/ART dan PO adalah landasan yang harus ditegakan demi kaderisasi yang militan dan mampu mengemban kreatifitas sesuai visi dan misi yang diusungnya.
"PMII Lebak pada periode kali ini adalah Kaderisasi Berbasis Keahlian. Mengingat kebutuhan zaman yg menuntut kita untuk kreatif dan inovatif. Sehingga kader2 PMII memiliki skill sebagai bekal dan berdaya saing. Tentunya dengan tanpa mengesampingkan tugas dan fungsi mahasiswa sebagai agent of control social yang harus tanggap terhadap problematika kerakyatan. Terutama kaum-kaum yang termarginalkan", ungkapnya.
Selain kegiatan pelantikan, momentum itu juga dijadikan ajang silaturahim dengan kader lintas generasi terutama dengan para sepuh PMII yang terhimpun dalam Ikatan Alumni PMII (IKA) PMII Lebak.
Senada itu, Ketua IKA yang dimandatkan penuh kepada Ucuy Mashuri Sajim mengimbau agar PMII selalu menjadi garda terdepan dalam mengatasi persoalan yang terjadi di masyarakat.
"PMII harus tetap solid dan menjadi generasi yang keren dan egaliter", ujar Ucuy.
Acara tersebut dihadiri dari pelbagai perwakilan, seperti OKP di Kabupaten Lebak, Ormas, Kader PMII se-Kabupaten Lebak, dan berbagai Intansi Daerah. (Emde)
Demikian diungkapkan Ketua Cabang PMII Lebak, Asep Rizal Murtadho dalam sambutannya pada kegiatan pelantikan PC PMII Lebak masa khidmat 2018-2019, di Gedung DPRD Kabupaten Lebak, Ahad (10/6/18).
"PMII hari ini harus multifungsi dan mengedepankan nilai-nilai Aswaja disetiap Komisariat dan Rayon se-kabupaten Lebak", kata dia.
Selanjutnya, pria yang berasal dari kampus Setiabudhi itu menegaskan, bahwa AD/ART dan PO adalah landasan yang harus ditegakan demi kaderisasi yang militan dan mampu mengemban kreatifitas sesuai visi dan misi yang diusungnya.
"PMII Lebak pada periode kali ini adalah Kaderisasi Berbasis Keahlian. Mengingat kebutuhan zaman yg menuntut kita untuk kreatif dan inovatif. Sehingga kader2 PMII memiliki skill sebagai bekal dan berdaya saing. Tentunya dengan tanpa mengesampingkan tugas dan fungsi mahasiswa sebagai agent of control social yang harus tanggap terhadap problematika kerakyatan. Terutama kaum-kaum yang termarginalkan", ungkapnya.
Selain kegiatan pelantikan, momentum itu juga dijadikan ajang silaturahim dengan kader lintas generasi terutama dengan para sepuh PMII yang terhimpun dalam Ikatan Alumni PMII (IKA) PMII Lebak.
Senada itu, Ketua IKA yang dimandatkan penuh kepada Ucuy Mashuri Sajim mengimbau agar PMII selalu menjadi garda terdepan dalam mengatasi persoalan yang terjadi di masyarakat.
"PMII harus tetap solid dan menjadi generasi yang keren dan egaliter", ujar Ucuy.
Acara tersebut dihadiri dari pelbagai perwakilan, seperti OKP di Kabupaten Lebak, Ormas, Kader PMII se-Kabupaten Lebak, dan berbagai Intansi Daerah. (Emde)
