NEWS

Warga Keluhkan Saluran Air, Ini Kata Kadis PUPR Kota Serang

Bantenekspose.com - Sejumlah saluran air atau drainase di Kota Serang dinilai tidak berfungsi, salah satunya di ruas jalan raya Serang - Cilegon, tepatnya di Kelurahan Drangong Kecamatan Taktakan Kota Serang. Bila turun hujan, baik ringan maupun besar di area tersebut selalu banjir.

Tak hanya itu, genangan air disepanjang jalan itu pun dinilai lambat penyerapannya ke saluran air tersebut. Hal itu karena sempitnya ukuran irigasi (drainase) dan menumpuknya sampah yang belum ada pengerukan (tindakan) dari pemerintah setempat.

Sabit, salah satu warga mengatakan, jika hujan kecil saja di jalan ini sering banjir, bahkan saluran air tersebut tidak lancar alias macet. Sehingga menyebabkan lambatnya penyerapan air hujan.

"Bahkan warga di sini juga sudah mengajukan ke pemerintah. Tapi belum ada respon," kata Sabit, di lokasi, Rabu (25/4) lalu.

Sabit berharap, kepada pemerintah Kota (Pemkot) Serang agar saluran air tersebut dilakukan pengerukan dan diadakan  pelebaran. "Agar tidak menghambat terhadap para pengguna jalan (warga)," harapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Serang, Ridwan mengatakan, sementara ini untuk yang insidentil-insidentil seperti itu, pihaknya telah menyiapkan tim reaksi cepat.

"Jadi dimana ada genangan, tim reaksi cepat langsung terjun," kata dia, saat di temui Bantenekspose.com di kantor Dinas PUPR Kota Serang, Rabu (2/5/18).

Ia menjelaskan, tim reaksi cepat ini akan bergerak ketika ada aduan dari warga atau melalui aplikasi Rabeg, nanti tim lapangan (reaksi cepat) tersebut memberikan bantuan atau terjun ke lapangan.

Ridwan mengakui, sejauh ini pihaknya telah melakukan pemeliharaan saluran irigasi (drainase) sesuai dengan kewenangannya. "Namun, sampai saat ini pengaduan di titik Drangong tidak ada," tukasnya. (Emde)
Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar