Noerly: Kabupaten Lebak Produsen Ayam Broiler Terbesar di Banten
0 menit baca
Bantenekspose.com - Kepala bidang Agrobisnis Pertama Dinas peternakan (Disnak) Lebak, Noerly Edlinar mengatakan, Kabupaten Lebak merupakan daerah yang sangat potensial dalam pengembangan Agrobisnis peternakan. Kabupaten Lebak menjadi salah satu daerah produsen ayam broiler terbesar di Banten, dengan menyuplai 4 juta ekor ayam.
“Lebak sangat potensial. Bahkan, Lebak bisa di bilang sebagai daerah penyuplai atau produsen ternak ayam broiler terbesar di Banten dengan mampu menyuplai 4 juta ekor ayam,” kata Noerly, Rabu (16/5/2018).
Menurutnya, potensi Lebak sebagai daerah Agrobisnis peternakan cukup baik dan menjanjikan. Mengingat, letak geografis Lebak sangat strategis dan kontur tanahnya yang datar. Selain itu, harga lahan juga relatif murah dan sumber airnya juga mencukupi.
“Karena peternakan memang harus datar, sumber air cukup. Jadi Lebak sangat potensial,” katanya.
Jumlah peternak di Lebak, saat ini sekitar 155 kelompok. Pihaknya pun saat ini terus melakukan pembinaan terhadap peternak agar tumbuh berkembang dari tingkat pemula menjadi tingkat lanjut.
Kebanyakan jenis ternak di Lebak, yaitu kandang ayam tutup modern (close house). Karena memang sangat menjanjikan dari segi agrobisnis peternakan, dibanding terbuka (open house). Sehingga, kandang jenis close house sangat diminati oleh peternak.
“Kebanyakan ayam broiler yang diternakkan. Umumnya peternak, bekerjasama atau kemitraan dengan PT.charoen pokhpand sebagai perusahaan inti,” ujarnya.
Pihaknya juga memberikan penyuluhan kepada peternak mengenai higienitas sanitasi kandang mereka. Baik mengenai tata cara bio security-nya maupun sanitasi disekitar kandang.
“Tujuannya agar sanitasi sekitar kandang terjaga serta terhindar hama dan penyakit serta gangguan bau dan lalat,” ujarnya. (kohar)
“Lebak sangat potensial. Bahkan, Lebak bisa di bilang sebagai daerah penyuplai atau produsen ternak ayam broiler terbesar di Banten dengan mampu menyuplai 4 juta ekor ayam,” kata Noerly, Rabu (16/5/2018).
Menurutnya, potensi Lebak sebagai daerah Agrobisnis peternakan cukup baik dan menjanjikan. Mengingat, letak geografis Lebak sangat strategis dan kontur tanahnya yang datar. Selain itu, harga lahan juga relatif murah dan sumber airnya juga mencukupi.
“Karena peternakan memang harus datar, sumber air cukup. Jadi Lebak sangat potensial,” katanya.
Jumlah peternak di Lebak, saat ini sekitar 155 kelompok. Pihaknya pun saat ini terus melakukan pembinaan terhadap peternak agar tumbuh berkembang dari tingkat pemula menjadi tingkat lanjut.
Kebanyakan jenis ternak di Lebak, yaitu kandang ayam tutup modern (close house). Karena memang sangat menjanjikan dari segi agrobisnis peternakan, dibanding terbuka (open house). Sehingga, kandang jenis close house sangat diminati oleh peternak.
“Kebanyakan ayam broiler yang diternakkan. Umumnya peternak, bekerjasama atau kemitraan dengan PT.charoen pokhpand sebagai perusahaan inti,” ujarnya.
Pihaknya juga memberikan penyuluhan kepada peternak mengenai higienitas sanitasi kandang mereka. Baik mengenai tata cara bio security-nya maupun sanitasi disekitar kandang.
“Tujuannya agar sanitasi sekitar kandang terjaga serta terhindar hama dan penyakit serta gangguan bau dan lalat,” ujarnya. (kohar)
