Hasbi Asyidiki Jayabaya, Kembali Serahkan bantuan RTLH
0 menit baca
Bantenekspose.com - Anggota Komisi VIII DPR RI, M Hasbi Asyidiki Jayabaya menyerahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) warga kurang mampu di Kampung Lebak Picung, Kelurahan Cijoro Lebak, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Kamis (10/5/2018).
Bantuan dari uang pribadi sebesar Rp 12 juta tersebut diserahkan langsung kepada nenek Dedeh yang hidup sebatang kara, dengan disaksikan Rukun (RT), warga serta tim dari Rumah Aspirasi Hasbi Asyidiki Jayabaya (HAJ).
Dalam sambutannya, anak dari H. Mulyadi Jayabaya (JB) mantan Bupati Lebak ini mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah RTLH di Kabupaten Lebak secara keseluruhan berjumlah 11.000. Bahkan, dari laporan atau update konsensus kelapangan dari Dinas sosial (Dinsos), terjadi kenaikan sekitar 300 persen atau 40.000 dan ini menjadi konsen pihaknya untuk mendorong upaya penanggulangan.
“Ada 14 indikator kemiskinan. Salah satunya, warga negara berpenghasilan kurang dari 600.000 per bulan dan RTLH seperti ibu Dedeh ini. Dan RTLH ini lah yang menjadi konsen penanggulangan saat ini,” katanya.
Meski anggaran tahun terjadi pemangkasan, sambung dia, komisi VIII yang bermitra dengan Kementrian sosial (Kemensos) terus memprioritaskan persoalan sosial semacam ini dan negara akan selalu hadir menanggulangi persoalan.
“Indikator meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, bisa dilihat kondisi tempat tinggal atau RLTH masyarakatnya. Rumah yang layak sangat pundamental mengukur kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Mengenai persoalan banyaknya RTLH di Lebak dan status Kabupaten tertinggal akan didorong melalui raker dengan Menteri sosial. Ini harus segera ditangani, karena persoalan RTLH sangat pundamental.
“Melalui program RTLH ini kita bisa menumbuhkan semangat gotong royong,” katanya.
Penerima bantuan RTLH Dedeh (70), didampingi Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Didi mengaku sangat senang dengan adannya bantuan tersebut.
“Kami sangat berterimakasih pada pak Hasbi yang begitu konsen memperhatikan nasib rakyat kecil di DPRD. Bantuan sebesar Rp 12 juta dari pak Hasbi akan saya gunakan sebaiknya untuk perbaikan rumah,” katanya. (Kohar)
Bantuan dari uang pribadi sebesar Rp 12 juta tersebut diserahkan langsung kepada nenek Dedeh yang hidup sebatang kara, dengan disaksikan Rukun (RT), warga serta tim dari Rumah Aspirasi Hasbi Asyidiki Jayabaya (HAJ).
Dalam sambutannya, anak dari H. Mulyadi Jayabaya (JB) mantan Bupati Lebak ini mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah RTLH di Kabupaten Lebak secara keseluruhan berjumlah 11.000. Bahkan, dari laporan atau update konsensus kelapangan dari Dinas sosial (Dinsos), terjadi kenaikan sekitar 300 persen atau 40.000 dan ini menjadi konsen pihaknya untuk mendorong upaya penanggulangan.
“Ada 14 indikator kemiskinan. Salah satunya, warga negara berpenghasilan kurang dari 600.000 per bulan dan RTLH seperti ibu Dedeh ini. Dan RTLH ini lah yang menjadi konsen penanggulangan saat ini,” katanya.
Meski anggaran tahun terjadi pemangkasan, sambung dia, komisi VIII yang bermitra dengan Kementrian sosial (Kemensos) terus memprioritaskan persoalan sosial semacam ini dan negara akan selalu hadir menanggulangi persoalan.
“Indikator meningkatnya perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, bisa dilihat kondisi tempat tinggal atau RLTH masyarakatnya. Rumah yang layak sangat pundamental mengukur kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Mengenai persoalan banyaknya RTLH di Lebak dan status Kabupaten tertinggal akan didorong melalui raker dengan Menteri sosial. Ini harus segera ditangani, karena persoalan RTLH sangat pundamental.
“Melalui program RTLH ini kita bisa menumbuhkan semangat gotong royong,” katanya.
Penerima bantuan RTLH Dedeh (70), didampingi Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Didi mengaku sangat senang dengan adannya bantuan tersebut.
“Kami sangat berterimakasih pada pak Hasbi yang begitu konsen memperhatikan nasib rakyat kecil di DPRD. Bantuan sebesar Rp 12 juta dari pak Hasbi akan saya gunakan sebaiknya untuk perbaikan rumah,” katanya. (Kohar)
