Disperindagkop Kota Serang Pastikan Jelang Lebaran Tidak Ada Daging Oplosan
0 menit baca
Bantenekspose - Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Serang, pastikan menjelang lebaran idul fitri kondisi pasar di wilayah kerjanya dalam keadaan aman dan stabil. Termasuk dari kekhawatiran masyarakat, seperti terjadinya pengoplosan daging serta kenaikan harga bahan pokok.
Kepala Bidang Perdagangan - Disperindagkop Kota Serang, Handriyan Mungin mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan pengawasan (pengecekan) terjun langsung ke lapangan, dari hasil tersebut dapat diyakinkan tidak akan ada yang memanfaatkan momentum pada menjelang lebaran kali ini.
"Kita cek juga kemaren. Alhamdulillah tidak ada unsur kesana, malah aman-aman saja tidak ada yang dikhawatirkan, seperti itu," kata Handriyan kepada wartawan Bantenekspose.com, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/5/18).
Pihaknya mengakui, selama dirinya bertugas di dinas tersebut pun tidak pernah terjadi hal-hal yang seperti itu. "Alhamdulillah, selama saya tugas disini tidak dapat pengoplosan daging itu," akunya.
Kemudian, saat ditanya kenaikan harga bahan pokok, Handriyan menjelaskan pada saat sebelum ramadhan dan sesudah memasuki bulan ramadhan, pihaknya sudah dua kali melakukan pemantauan dengan kementerian perdagangan dan didampingi anggota DPR RI. Kata dia, memang selama ini yang dikhawatirkan itu kenaikan harga-harga, namun alhamdulillah masih relatif stabil.
"Walaupun ada kenaikan itu secara wajar lah, itu mungkin berapa persen nggak nyampe seribu dua ribu paling kenaikannya," ungkap dia.
"Kita sudah pantau harga kesana, harga ikan, daging, sayur-mayur, ayam, telor. Semuanya tidak ada masalah, malah harga stabil semua, nggak ada kenaikan. Insya Allah tidak ada masalah," sambungnya.
Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar pada saat menjelang lebaran nanti dalam berbelanja itu disesuaikan dengan sewajarnya atau sesuai kebutuhan masing-masing. Menurut dia, karena pada momen bulan puasa ini seharusnya bisa menahan diri untuk tidak berlebih-lebihan.
"Jadi, sewajar-wajarnya lah kita berbelanja, walaupun momennya bulan puasa emang momennya yang spesial. Ya, diminta berbelanja dengan sewajarnya saja," imbaunya. (Emde)
Kepala Bidang Perdagangan - Disperindagkop Kota Serang, Handriyan Mungin mengatakan, sejauh ini pihaknya telah melakukan pengawasan (pengecekan) terjun langsung ke lapangan, dari hasil tersebut dapat diyakinkan tidak akan ada yang memanfaatkan momentum pada menjelang lebaran kali ini.
"Kita cek juga kemaren. Alhamdulillah tidak ada unsur kesana, malah aman-aman saja tidak ada yang dikhawatirkan, seperti itu," kata Handriyan kepada wartawan Bantenekspose.com, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/5/18).
Pihaknya mengakui, selama dirinya bertugas di dinas tersebut pun tidak pernah terjadi hal-hal yang seperti itu. "Alhamdulillah, selama saya tugas disini tidak dapat pengoplosan daging itu," akunya.
Kemudian, saat ditanya kenaikan harga bahan pokok, Handriyan menjelaskan pada saat sebelum ramadhan dan sesudah memasuki bulan ramadhan, pihaknya sudah dua kali melakukan pemantauan dengan kementerian perdagangan dan didampingi anggota DPR RI. Kata dia, memang selama ini yang dikhawatirkan itu kenaikan harga-harga, namun alhamdulillah masih relatif stabil.
"Walaupun ada kenaikan itu secara wajar lah, itu mungkin berapa persen nggak nyampe seribu dua ribu paling kenaikannya," ungkap dia.
"Kita sudah pantau harga kesana, harga ikan, daging, sayur-mayur, ayam, telor. Semuanya tidak ada masalah, malah harga stabil semua, nggak ada kenaikan. Insya Allah tidak ada masalah," sambungnya.
Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar pada saat menjelang lebaran nanti dalam berbelanja itu disesuaikan dengan sewajarnya atau sesuai kebutuhan masing-masing. Menurut dia, karena pada momen bulan puasa ini seharusnya bisa menahan diri untuk tidak berlebih-lebihan.
"Jadi, sewajar-wajarnya lah kita berbelanja, walaupun momennya bulan puasa emang momennya yang spesial. Ya, diminta berbelanja dengan sewajarnya saja," imbaunya. (Emde)
