Yandri: Soal Geothermal Padarincang, Saya Termasuk yang Mengamini Masyarakat
0 menit baca
Bantenekspose.com - Soal pembangunan geothermal (panas
bumi) di Padarincang Kabupaten Serang, kini menjadi perbincangan publik, pasalnya
masyarakat masih konsisten dalam melakukan penolakan agar pembangunan proyek
nasional tersebut dibatalkan.
Yandri Susanto, Anggota DPR RI Fraksi
Partai Amanat Nasional (PAN), mengatakan, bagaimanapun ketika sumber
daya alam (SDA) itu kalau tidak dikelola, maka tidak akan mendapatkan manfaat.
Oleh
karena itu, Yandri menyarankan agar pihak
pengembang proyek juga membuka kesempatan untukberdialog atau tetap mengedepankan konsep
musyawarah. Supaya tahu, apa sih tuntutan masyarakat itu?.
“Jadi, jangan disana keras disini keras. Nanti
pasti tidak akan menguntungkan,” kata Yandri, kepada awak media seusai menjadi
pemateri sosialisasi 4 pilar kebangsaan, di aula Korpri Kabupaten Serang, Selasa
(3/4/18).
Dipaparkan Yandri, kalau masyarakat sekitar
seperti, Padarincang, Ciomas, Cinangka, Pabuaran, yang mungkin akan mendapatkan
radiusnya lebih tinggi karena jaraknya lebih dekat dari tempat itu. Sebaiknya
diajak bicara dari hati kehati agar bisa saling menguntungkan. Misalnya, kata
dia dari sisi tenaga kerjanya bagaimana? Dari pembagian hasilnya bagaimana? Dari
sarana umum bagaimana?
Menurut dia, masyarakat pasti bisa nilai sendiri.
Tapi kalau arogansi yang ditonjolkan. Artinya,dengan arogansinya mengaku bahwa
mereka orang pusat, kamu nurut saja, sudahlah kalian nurut saja, kalian ikuti
peraturan kami, itu akan jadi benturan.
“Saya termasuk yang mengamini masyarakat, ya
kalau belum ada titik temu, sebaiknya dicari solusi terbaik,”
ujarnya.
Yandri menjelaskan, Apa sih yang menjadi
tuntutan masyarakat hari in? Misal, masalah kesejahteraan, bagi hasil, sarana
umum, keselamatan. Kemudian, ada kekhawatiran seperti kejadian lumpur Lapindo,
kata dia itu dipastikan dulu sosialisasinya,kalau memang itu aman sebaiknya
dipaparkan dulu ke masyarakat, masyarakat diajak duduk bersama, jangan dijauhi.
“Jadi, jangan sampai tujuan baik itu dilakukan
dengan cara-cara yang tidak baik, akhirnya makan korban," katanya.
Yandi membeberkan, pihaknya akan menjembatani
kepentingan masyarakat. Namun, tidak akan memblok terhadap perusahaan, kata Yandri,
perusahaan penting hadir, karena untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, dan
untuk memanfaatkan potensi alam itu penting.
“Karena mana mungkin, dalam gunung itu kalau
tidak dikelola dengan alat yang canggih dan modal yang besar,akan mendapatkan
manfaat,” katanya.
Tapi, ungkap Yandri,bahwa masyarakat telah
dilahirkan disana, sudah menjadi tumpah darahnya, sudah menjadi hidup matinya
disitu,itu tidak boleh juga diabaikan.
“Jadi, PAN insya Allah akan menjembatani dua
kepentingan yang berbeda ini,” pungkasnya. (Emde)
